Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Serangan Udara AS dan Inggris Hantam Sejumlah Lokasi di Yaman

📅 Jumat, 31 Mei 2024, 08:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Serangan Udara AS dan Inggris Hantam Sejumlah Lokasi di Yaman Doc: Aaswad/UK MOD/Handout via REUTERS
Ket. Sebuah pesawat Typhoon RAF lepas landas untuk bergabung dengan koalisi pimpinan AS dari RAF Akrotiri untuk melakukan serangan udara terhadap sasaran militer di Yaman, yang ditujukan pada milisi Houthi yang telah menargetkan pelayaran internasional di Laut Merah, di Siprus, dalam hal ini gambar handout dirilis pada 12 Januari 2024.

SANAA - Amerika Serikat dan Inggris telah melakukan serangan udara di beberapa lokasi di Yaman dalam upaya melemahkan kemampuan kelompok Houthi dalam melakukan serangan terhadap kapal-kapal maritim.

Wartawan AFP mendengar ledakan keras di ibu kota Sanaa dan kota pelabuhan Hodeida pada malam hari dari Kamis (30/5) hingga Jumat (31/5).

Saluran televisi yang dikuasai Houthi, Al-Masirah, mengatakan serangan juga menargetkan infrastruktur telekomunikasi di kota Taez.

Dilaporkan, "beberapa" orang tewas atau terluka dalam serangan tersebut.

Tidak mungkin untuk segera memverifikasi jumlah korban secara independen.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pesawat-pesawatnya melancarkan serangan dalam "operasi gabungan dengan pasukan AS terhadap fasilitas militer Houthi untuk menurunkan kemampuan mereka dalam melakukan serangan terhadap pelayaran internasional di Laut Merah dan Teluk Aden".

Kementerian tersebut mengatakan intelijen telah mengindikasikan bahwa dua lokasi di dekat Hodeida telah terlibat dalam serangan terhadap kapal-kapal tersebut, "dengan sejumlah bangunan yang diidentifikasi sebagai tempat fasilitas kendali darat drone dan menyediakan penyimpanan untuk drone jarak jauh, serta senjata permukaan ke udara" .

Lebih jauh ke selatan, situs lain "juga telah diidentifikasi terlibat dalam komando dan kendali kampanye anti-kapal mereka", tambahnya.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan dalam sebuah pernyataan, total 13 lokasi yang dikuasai Houthi menjadi sasaran, dan serangan itu "diperlukan untuk melindungi pasukan kami, menjamin kebebasan navigasi, dan membuat perairan internasional lebih aman dan terjamin".

Sejak Januari, Amerika Serikat dan Inggris telah melancarkan serangan balasan terhadap sasaran Houthi di Yaman sebagai tanggapan atas serangan di jalur perairan penting tersebut.

Namun serangan tersebut tidak memberikan efek jera bagi kelompok Houthi, yang berjanji menargetkan kapal-kapal AS dan Inggris serta semua kapal yang menuju pelabuhan Israel.

Kapal Tertabrak

Sejak November, kelompok Houthi telah menyerang kapal-kapal di sekitar Laut Merah dan Teluk Aden, dengan mengatakan bahwa mereka bertindak sebagai solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza, tempat Israel berperang dengan kelompok militan Hamas sejak 7 Oktober.

Kelompok Houthi yang didukung Iran mengatakan pada Rabu bahwa mereka telah menyerang kapal curah milik Yunani dan beberapa kapal lainnya sebagai tanggapan atas serangan Israel di kota Rafah di Jalur Gaza selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

59 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.