Sentimentil, Ini Alasan PM Malaysia Pilih Indonesia sebagai Negara Pertama Lawatan Resminya
📅 Senin, 09 Jan 2023, 15:14 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: antara/reuters
JAKARTA - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menyebut kunjungannya ke Indonesia pada 8-9 Januari 2023 bukan sebagai perjalanan diplomatik biasa melainkan mengandung rasa sentimentil.
"Ini bukan hubungan diplomatik biasa. Saya agak sentimentil sedikit dan Bapak Presiden tahu bahwa Indonesia adalah tempat khusus di hati sanubari saya. Saya belajar, saya berpengalaman, menimba banyak ilmu," kata Anwar Ibrahim dalam keterangan pers bersama dengan Presiden Joko Widodo di Ruang Teratai Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Senin (9/1).
Mengutip Astro Awani, Anwar menjelaskan alasannya memilih Indonesia sebagai negara pertama lawatan rasminya ke luar negeri selepas dilantik sebagai perdana menteri Malaysia pada 24 November lalu.
Ia mengatakan, selain negara jiran yang serumpun dan bersahabat baik, Indonesia adalah sahabat sejati yang menerima dirinya ketika dalam keadaan terlempar, terbuang, dan tersisih.
Anwar mengatakan, Indonesia juga bersikap mesra terhadap Malaysia dan menunjukkan dukungan tidak berbelah terhadap keterlibatannya sebagai politisi hingga dilantik menjadi Perdana Menteri.
Dalam kunjungannya, Anwar mengatakan mendapat dua gagasan mengenai pembangunan Indonesia yang ingin ia terapkan di Malaysia.
"Dalam perbincangan sepintas lalu saya dapat dua idea, soal hiliran, atau dikatakan hilirisasi dan juga soal digital. Saya akan manfaatkan pengalaman dan sumbangan beliau dan insya Allah akan membantu memicu pertumbuhan ekonomi di Malaysia dan pastinya bersama dengan Indonesia dengan lebih meyakinkan," ucap Anwar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!