Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semoga Tidak Macet Panjang, Puncak Arus Mudik di Terminal Pulogebang Diperkirakan pada H-3 Lebaran

📅 Jumat, 05 Apr 2024, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Macet Panjang, Puncak Arus Mudik di Terminal Pulogebang Diperkirakan pada H-3 Lebaran Doc: ANTARA/Syaiful Hakim
Ket. Sejumlah penumpang tengah menunggu bus pada arus mudik Lebaran (H-6) di Terminal Terpadu Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (4/4/2024).

Jakarta - Puncak keberangkatan arus mudik Lebaran 1445 Hijriah di Terminal Terpadu Pulogebang, Kecamatan, Cakung, Jakarta Timur, diperkirakan terjadi pada tiga hari sebelum Lebaran (H-3) atau Minggu (7/4).

"Pada H-5 Lebaran atau Jumat (5/4) mulai terjadi peningkatan jumlah penumpang. Namun, puncak lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada Minggu (7/4)," kata Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Terminal Terpadu Pulogebang, Hendra Kurniawan di Terminal Pulogebang, Jakarta, Kamis.

Berdasarkan data yang diperoleh pada pukul 12.00 WIB, jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Terpadu Pulogebang mencapai 1.000 orang. "Jumlah tersebut akan terus bertambah hingga sore hari," kata dia.

Peningkatan jumlah penumpang sendiri sudah terjadi sejak Rabu (3/4) yang mencapai 2.150 orang. Namun, jumlah penumpang diperkirakan akan terus meningkat hingga H-3 lebaran.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di Terminal Terpadu Pulogebang,pihaknya berkoordinasi dengan TNI/Polri untuk membantu pengamanan sehingga para penumpang merasa nyaman dan aman.

Tak hanya itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Satpol PP terkait ketertiban umum dan Dinas Perhubungan terkait pemeriksaan (ramp check)bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang digunakan untuk angkutan Lebaran.

"Kami juga bekerjasama dengan Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jaktim melalui Puskesmas untuk membantu pengecekan kesehatan bagi awak bus," katanya.

Bahkan, pihaknya juga menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan pemeriksaan urine bagi sopir bus. Namun hingga Kamis (4/4) ini tidak ada yang positif menggunakan narkotika.

"Alhamdulillah sampai saat ini hasilnya nihil untuk ke narkoba, tapi biasa rata-rata awak bis ini penyakitnya itu kolesterol, asam urat, kalau tidak darah tinggi," tutur Hendra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

49 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.