Sekolah Rakyat di DIY Sediakan Pendidikan Gratis dan Asrama untuk 200 Siswa
📅 Sabtu, 16 Agu 2025, 01:15 WIB | Oleh: Eko S
Doc: Dok. Pemda DIY
BANTUL – Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 19 di Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso, Bantul, menjadi salah satu dari 63 lokasi tahap pertama program Sekolah Rakyat yang telah selesai direnovasi dan kini siap dimanfaatkan. Sekolah setara jenjang SMA ini menampung 200 siswa yang dibagi dalam 10 rombongan belajar, masing-masing berisi 20 siswa.
Fasilitas pendidikan di SRMA 19 meliputi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, serta peralatan belajar seperti meja, kursi, papan tulis, dan pencahayaan yang memadai. Sekolah ini juga dilengkapi dua asrama putra dan putri dengan delapan unit, disertai fasilitas tempat tidur, ventilasi udara, toilet, dan sistem sanitasi.
Kepala SRMA 19, Agus Ristanto, menjelaskan asrama dikelola oleh dua wali asrama dan sebelas wali asuh yang mendampingi siswa dalam kehidupan sehari-hari. “Harapan kami jumlah wali asuh dapat bertambah menjadi 20 orang agar pendampingan lebih proporsional,” ujarnya.
Sekolah Rakyat menerapkan sistem pendidikan gratis, dengan pembelajaran dibantu 22 guru dan 14 tenaga kependidikan. Selain di Bantul, fasilitas serupa juga tersedia di SRMA 20 Sleman yang menampung 75 siswa berasrama di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta.
Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat, sekaligus memadukan pembelajaran akademik dengan pembinaan karakter melalui sistem berasrama.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!