Saudi: 1.301 Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci, Sebagian Tak Berizin
📅 Senin, 24 Jun 2024, 11:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Fadel Senna
RIYADH - Arab Saudi mengatakan pada hari Minggu (23/6), lebih dari 1.300 jemaah meninggal selama ibadah haji yang berlangsung saat cuaca sangat panas. Sebagian besar korban meninggal tidak memiliki izin resmi.
"Sayangnya, jumlah kematian mencapai 1.301, 83 persen di antaranya tidak sah untuk menunaikan ibadah haji dan berjalan jauh di bawah sinar matahari langsung, tanpa tempat berlindung atau kenyamanan yang memadai," lapor kantor berita resmi Saudi Press Agency.
Penghitungan AFP pekan lalu, berdasarkan pernyataan resmi dan laporan dari diplomat yang terlibat dalam respons negara mereka, menyebutkan jumlah korban jiwa lebih dari 1.100 orang.
Korban meninggal berasal dari lebih dari 10 negara, dari Amerika Serikat hingga Indonesia, dan beberapa negara terus memperbarui jumlah totalnya.
Para diplomat Arab mengatakan kepada AFP pekan lalu bahwa warga Mesir menyumbang 658 kasus kematian - 630 di antaranya adalah jemaah tidak terdaftar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para diplomat mengatakan penyebab kematian sebagian besar disebabkan oleh panas.
Suhu di Mekah tahun ini naik hingga 51,8 derajat Celsius (125 derajat Fahrenheit), menurut pusat meteorologi nasional Arab Saudi.
Riyadh belum mengomentari secara terbuka mengenai kematian tersebut atau memberikan jumlah korbannya hingga Minggu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun pada hari Jumat, seorang pejabat senior Saudi memberi tahu AFP sebagian korban tewas adalah 577 orang pada dua hari tersibuk haji, 15 Juni, ketika jemaah berkumpul untuk beribadah wukuf di bawah terik matahari di Padang Arafah, dan 16 Juni, ketika mereka melakukan ritual melempar jumrah di Mina.
Pejabat tersebut juga membela tanggapan Riyadh, dengan mengatakan: "Negara tidak gagal, namun ada kesalahan penilaian di pihak masyarakat yang tidak menghargai risikonya."
Stres Panas
Menteri Kesehatan Saudi, Fahd Al-Jalajel, pada hari Minggu (23/6) mengbatakan pengelolaan haji tahun ini "sukses", SPA melaporkan.
Dia mengatakan sistem kesehatan "menyediakan lebih dari 465.000 layanan perawatan khusus, termasuk 141.000 layanan bagi mereka yang tidak mendapatkan izin resmi untuk menunaikan ibadah haji," menurut SPA, yang merangkum wawancara menteri dengan saluran Al-Ekhbariya yang berafiliasi dengan negara.
Jalajel tidak merinci berapa banyak kematian yang menurut pejabat Saudi disebabkan oleh panas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!