Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satu Korban Tanah Longsor di Cibeunying Cilacap Berhasil DIevakuasi

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 16:32 WIB | Oleh:
Satu Korban Tanah Longsor di Cibeunying Cilacap Berhasil DIevakuasi Doc: ANTARA/HO-Basarnas Cilacap
Ket. Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Kasrinah yang ditemukan tertimbun material longsoran di Worksite A-2, Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (16/11)

Cilacap -- Tim Search and Rescue (SAR) gabungan kembali menemukan satu korban korban bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada hari keempat operasi pencarian.

Kepala Kantor SAR Cilacap Muhammad Abdullah di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Minggu, mengatakan korban atas nama Kasrinah (47) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 12.03 WIB di Worksite A-2.

"Setelah penemuan ini Worksite A-2 masih menyisakan tiga orang yang belum ditemukan dan pencarian terus kami lanjutkan sesuai rencana operasi," katanya

Dalam hal ini, kata dia, operasi pencarian pada hari keempat dipusatkan di sektor A dan sektor B, masing-masing pada Worksite A-1, A-2, B-1, dan B-2.

Dengan adanya temuan tersebut, kata dia, jumlah korban dalam pencarian di Worksite A-1 dan A-2 yang masuk wilayah Dusun Cibuyut sebanyak lima orang.

Sementara di Worksite B-1 dan B-2 yang masuk wilayah Dusun Tarukahan, lanjut dia, terdapat enam warga yang masih dalam pencarian.

“Kami mengerahkan 21 ekskavator, 17 alat bantu kompresor, sembilan anjing pelacak, serta lebih dari 600 personel untuk percepatan pencarian korban,” kata Abdullah.

Bencana tanah longsor terjadi pada Kamis (13/11), sekitar pukul 19.00 WIB, serta menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap.

Berdasarkan pendataan sementara usai kejadian, total korban mencapai 46 orang terdiri atas 23 selamat, dua meninggal dunia, dan 21 orang dilaporkan hilang.

Longsor tersebut merusak 12 rumah serta mengancam 16 rumah lainnya di area seluas sekitar 6,5 hektare. Material longsor menimbun permukiman dan menyebabkan penurunan tanah sedalam dia meter serta retakan sepanjang 25 meter.

Data sementara hingga hari keempat operasi pencarian, pada Minggu (16/11) pukul 13.00 WIB, masih terdapat 11 korban dalam pencarian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.