Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sambut HPN 2024, Wamenkominfo Nezar Patria Meluncurkan Buku 'Bernalar Sebelum Klik'

📅 Senin, 18 Des 2023, 22:49 WIB | Oleh:
Sambut HPN 2024, Wamenkominfo Nezar Patria Meluncurkan Buku 'Bernalar Sebelum Klik' Doc: Istimewa
Ket. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria (kiri), saat peluncuran buku "Bernalar Sebelum Klik: Panduan Literasi Digital" karya Agus Sudibyo di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Palace Hotel, SCBD, Senin (18/12).

JAKARTA - Wakil Menteri Komunikasi dan
Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria, pada Senin (18/12), mengatakan, program literasi digital di Indonesia perlu terus digerakkan secara berkelanjutan. Upaya membekali masyarakat dengan pengetahuan praktis dan terapan terkait perkembangan digitalisasi dan dampaknya penting agar masyarakat dapat memanfaatkan media sosial (medsos) secara rasional, produktif dan aman.

"Dunia digital telah menjadi bagian dari kehidupan keseharian kita, bahkan sudah menjadi kebutuhan pokok. Nyaris seperti kita membutuhkan sandang dan pangan,"ujar Wamenkominfo Nezar Patria saat meluncurkan buku bertajuk "Bernalar Sebelum Klik: Panduan Literasi Digital" karya Agus Sudibyo di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Palace Hotel, SCBD.

Acara peluncuran buku setebal 171 halaman itu adalah salah satu rangkaian acara Hari Pers Nasional (HPN) 2024. Acara puncak HPN sendiri akan diadakan pada 9 Februari 2024 di Taman Impian Jaya Ancol (TIJA), Jakarta.

Tampak hadir dalam acara peluncuran buku itu, antara lain Dirjen Komunikasi dan Informasi Publik Usman Kansong dan Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair, Henri Subiakto. Dari jajaran pengurus PWI Pusat hadir pula Wasekjen Raja Pane; Ketua Dewan Kehormatan Sasongko Tejo dan Wina Armada (anggota) serta Ketua Penasehat PWI, H Ilham Bintang.

Agus Sudibyo, Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI tercatat sebagai penulis buku yang cukup produktif. Buku "Bernalar Sebelum Klik" adalah buku Agus Sudibyo kedua tahun 2023 atau buku ke-20 selama karirnya sebagai penulis.

Agus Sudibyo mengaku inspirasi buku "Bernalar Sebelum Klik" itu berasal dari keluarganya sendiri. Agus dan istrinya begitu khawatir karena anaknya yang kelas 5 SD kecanduan gadget. Ternyata setelah ditelusuri, dia dan istrinya serta sebagian besar keluarga di Indonesia juga kecanduan.

"Kecanduan adalah sisi negatif dari dunia digital. Kita telah diperbudak oleh teknologi. Problem yang dihadapi anak-anak dan orang tua hari-hari ini adalah sindrom lupa waktu. Itu yang membuat kita menjadi tidak produktif. Di sinilah pentingnya literasi digital,"ujar Agus.

Pemerintah mendorong program literasi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital secara bertanggung jawab. Salah satu hasil positif dari adanya literasi digital adalah tren turunnya jumlah hoax menjelang pemilu serentak 2024.

Agus Sudibyo berpendapat bahwa medsos adalah ruang publik bukan privat. Oleh karena itu, tambahnya, kita menggunakan standar etika publik saat ber-medsos. "Pesan moral buku ini, mari kita berpikir sebelum melakukan klik di dawai,"ujar Agus Sudibyo.

Dikatakan, melalui buku "Bernalar Sebelum Klik", Agus Sudibyo ingin mendorong literasi digital secara kritis. Sebab, tambahnya, sejauh ini gerakan literasi digital lebih banyak menunjukkan sisi positifnya, seperti pemanfaatan untuk ekonomi kreatif dan pariwisata.

Dalam bukunya itu, Agus Sudibyo menyoroti secara kritis kebiasaan pengguna medsos menyimpan foto-foto pribadi di Facebook atau Instagram. Atau pemanfaatan layanan berbasis teknologi cloud. Intinya, dia mengingatkan adanya motif ekonomi bisnis di balik layanan platform digital tersebut.

Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair, Henri Subiakto, mengatakan, buku karya Agus Sudibyo layak menjadi panduan literasi digital khususnya individu. Dia menyarankan agar buku tersebut perlu dilanjutkan dengan buku literasi digital untuk komunitas dan negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

24 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.