Pemprov Berencana Perbaiki Pasar Taman Puring
📅 Rabu, 30 Jul 2025, 02:04 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA - Kebakaran besar melanda Pasar Tama Puring, Senin (28/7) malam. Para pedagang bukan hanya kehilangan kios, tetapi juga bahan dadangan yang ludes dilalap api. Terkait kerusakan parah pasar, Gubernur Jakarta Pramono Anung berjanji akan memperbaikinya.
"Pasar ini sudah tiga kali terbakar. Kami tetap akan memperbaiki," kata Pramono, Selasa (29/7). Pramono menyatakan, pasar tersebut dibutuhkan rakyat. Maka, Pemerintah Provinsi Jakarta siap memperbaikinya.
Aktivitas pasar rakyat ini sangat tinggi. Pramono menyampaikan, akan langsung berkoordinasi dengan Wali Kota Jakarta Selatan dan dinas penanggulangan kebakaran dan penyelamatan (Gulkarmat). Menurutnya, pemadaman api rampung sekitar pukul 20.30 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran, namun kurang lebih 500 kios terbakar.
Dalam kebakaran tersebut, Dinas Gulkarmat Jakarta mengerahkan 35 mobil pemadam dan 118 personel. Ada juga bantuan suplai air dari Taman Langsat guna memadamkan api Pasar Taman Puring.
Lalu, empat tahanan Polsek Kebayoran Baru juga dipindahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan imbas kebakaran. Sementara itu, penjual barang dan asesoris anak punk Pasar Taman Puring, mengaku rugi sekitar 40 juta usai kebakaran.
"Ya lumayan, rugi sekitar 30-40 jutaan," kata pedagang bernama Ebeat (40) saat ditemui di Pasar Taman Puring Jakarta, Selasa. Ebeat mengaku rugi puluhan juta dari barang jualannya berupa kaset lawas dan kaos-kaos anak punk.
Untuk sehari-hari dia bisa memperoleh penjualan 2 jutaan. Selain di pasar Taman Puring, Ebeat juga berjualan secara online. Terkait sumber api, berdasarkan informasi yang diterimanya, berasal dari salah satu toko baju bekas. Saat itu, toko baju tersebut tertutup. Saat itu memang pasar sudah tutup pukul jam 17.00 WIB. Sedangkan api mulai pukul 18.00
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia berharap adanya bantuan maupun kebijakan lain dari pemerintah untuk meringankan bebannya. Ebeat belum bisa merencanakan masa depannya lantaran sudah pasrah dan mengikuti jalan kehidupan. "Mau diapain lagi udah, udah jalannya. Pasrah aja kita," ujarnya.
Sebanyak 552 kios dan barang di dalam pasar itu ludes terbakar dalam area 1.500 meter persegi. Sedangkan luas pasar 2.000 meter. Penyebab kebakaran diduga karena korsleiting listrik dari salah satu toko pakaian bekas. Tak ada korban jiwa. Kerugian ditaksir 30 miliar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!