Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Saingi Tiongkok, AS Janjikan Investasi Lebih Besar untuk Afrika

📅 Senin, 27 Mar 2023, 07:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Saingi Tiongkok, AS Janjikan Investasi Lebih Besar untuk Afrika Doc: ANTARA/REUTERS/Hannah Beier
Ket. Wakil Presiden AS Kamala Harris dalam diskusi meja bundar di Konvensi Nasional NAACP atau Asosiasi Nasional untuk Kemajuan Orang Kulit Berwarna, di Atlantic City, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (18/7/2022).

ACCRA - Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris pada Minggu (26/3) mengatakan AS siap meningkatkan investasi di Afrika dan membantu memacu pertumbuhan ekonomi.

Hal itu dinyatakan Harris saat mengawali kunjungan seminggu ke benua tersebut, sekaligus bertujuan untuk menghadang pengaruh negara saingan Tiongkok.

Tiongkok melakukan investasi besar-besaran di Afrika dalam beberapa dekade terakhir, termasuk di bidang infrastruktur dan pembangunan sumber daya, sementara pengaruh Rusia juga meningkat, termasuk melalui penempatan tentara bayaran Wagner Group untuk membantu pemerintah di beberapa negara.

"Pada kunjungan ini, saya bermaksud untuk fokus dalam peningkatan investasi di benua ini dan memfasilitasi peluang dan pertumbuhan ekonomi," kata Harris setelah mendarat di Ghana sebagai tujuan pertama dari rangkaian kunjungan yang juga meliputi Tanzania dan Zambia.

Pemerintahan AS terus mempererat ikatan dengan Afrika sebagai upaya menawarkan pilihan selain kekuatan rival.

Pada Desember lalu, menjelang pertemuan tingkat tinggi AS-Afrika, AS menyatakan komitmen sebesar 55 milar dolar AS untuk benua tersebut dalam tiga tahun mendatang.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga sudah mengumumkan bantuan kemanusiaan yang baru sebesar 150 juta dolar AS untuk wilayah Sahel di Afrika, selama kunjungan beberapa waktu lalu.

Joe Biden belum pernah berkunjung ke Afrika selama menjadi Presiden AS.

Sebelumya menurut pejabat AS, dalam kunjungan tersebut, Harris juga akan membicarakan masalah ekonomi dan teknologi terkait dengan Tiongkok di Afrika yang membuat AS khawatir, termasuk keterlibatan Tiongkok dan restrukturisasi utang.

Harris akan bertemu Presiden Ghana Nana Akufo-Addo minggu ini dan akan berkunjung ke bekas benteng budak, yaitu tempat budak dikirim ke Amerika selama era perdagangan budak.

Harris akan berada di Ghana pada 26-29 Maret, sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanzania (29-31 Maret) dan terakhir ke Zambia (31 Maret-1 April).

Dia akan menemui tiga presiden negara itu dan berencana untuk mengumumkan investasi swasta dan publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

41 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.