Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Saham Transportasi dan Logistik Ngebut! IHSG Melaju Kencang di Akhir Perdagangan

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 18:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Saham Transportasi dan Logistik Ngebut! IHSG Melaju Kencang di Akhir Perdagangan Doc: ANTARA FOTO/ Asprilla Dwi Adhaam
Ket. Ilustrasi - Petugas melintasi layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – IHSG ditutup menguat dengan sektor transportasi dan logistik menjadi pendorong utama, mencerminkan optimisme investor terhadap prospek pemulihan aktivitas distribusi dan mobilitas barang.

Sektor ini diuntungkan oleh peningkatan volume perdagangan dan ekspektasi efisiensi rantai pasok, yang membuat saham-saham di dalamnya jadi incaran pelaku pasar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (9/10) sore ditutup menguat 84,91 poin atau 1,04 persen ke posisi 8.250,94 dipimpin oleh saham- saham sektor transportasi dan logistik.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 15,26 poin atau 1,94 persen ke posisi 800,14.

"Bursa regional Asia menguat, pasar merespons rilis risalah rapat The Fed, yang memberikan gambaran bahwa sejumlah pejabat The Fed berkeinginan untuk dapat menurunkan tingkat suku bunga di tahun ini," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam kajiannya di Jakarta.

Dari mancanegara, pelaku pasar menantikan isyarat kebijakan baru The Fed, setelah risalah rapat September 2025 menunjukkan para anggota sepakat risiko terhadap pasar tenaga kerja telah meningkat cukup, sehingga membenarkan penurunan suku bunga, namun tetap berhati-hati terhadap inflasi yang persisten.

Di sisi lain, pelaku pasar bereaksi positif pasca rencana perdamaian fase pertama antara Israel dan Hamas. Presiden Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menyepakati fase pertama rencana perdamaian.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan ritel bulan Agustus 2025 tumbuh 3,5 persen year on year (yoy) atau melambat jika dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 4,7 persen (yoy).

Meskipun melambat, masih ada indikasi terjaganya aktivitas produksi dan daya beli seiring upaya dan langkah stimulus yang diberikan oleh pemerintah secara berkelanjutan demi menjaga daya beli rumah tangga.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang naik sebesar 3,11 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor barang konsumen primer yang naik sebesar 1,86 persen dan 1,37 persen.

Sedangkan, tiga sektor melemah yaitu sektor teknologi turun paling dalam sebesar 2,75 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor properti yang turun sebesar 1,13 persen dan 0,30 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ERTX, FOLK, CITA, COCO dan EDGE. Sedangkan saha-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MLPT, UANG, CENT, MGLV dan NIKL.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.007.987 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 37,67 miliar lembar saham senilai Rp30,27 triliun. Sebanyak 433 saham naik 229 saham menurun, dan 135 tidak bergerak nilainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.