Rooney Kehilangan Keyakinan: Amorim Dinilai Tak Mampu Selamatkan MU
📅 Selasa, 30 Sep 2025, 08:43 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LONDON, INGGRIS – Wayne Rooney melontarkan kritik keras terhadap kondisi Manchester United. Legenda hidup Setan Merah itu menegaskan dirinya sudah kehilangan keyakinan bahwa pelatih Ruben Amorim mampu membangkitkan kembali klub yang disebutnya telah kehilangan jiwa.
MU kembali terpuruk usai kalah 1-3 dari Brentford akhir pekan lalu. Capaian Amorim pun kian disorot: hanya 34 poin dari 33 laga Premier League yang dipimpinnya, tanpa sekalipun meraih kemenangan beruntun di kasta tertinggi.
Musim lalu MU menorehkan rekor terburuk dalam 51 tahun terakhir, finis di peringkat ke-15 Premier League. Padahal, mereka sudah jor-joran di bursa transfer dengan mendatangkan Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, hingga Benjamin Sesko. Kini, setelah kekalahan di Brentford, posisi mereka tak jauh lebih baik: peringkat ke-14.
Rooney, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub, tak menutupi rasa pesimisnya. “Saya pergi menonton pertandingan dengan perasaan tim ini bakal kalah,” ujarnya dalam podcast di BBC.
Mantan kapten MU dan timnas Inggris itu mengaku memahami situasi sulit yang dialami Amorim, pelatih yang usianya sebaya dengannya. “Saya pernah mencoba jadi pelatih dan itu tidak berjalan mulus. Jadi saya bisa memahami. Ruben Amorim masih muda, punya masa depan besar. Tapi yang terjadi di MU saat ini. Ini bukan Manchester United,” ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski berharap Amorim bisa membalikkan keadaan, Rooney tetap ragu. “Jujur, setelah melihat semua yang terjadi, saya tidak punya keyakinan sama sekali,” katanya.
Rooney, yang memenangkan lima gelar Premier League dan sekali Liga Champions bersama MU, bahkan menyebut dirinya tak lagi mengenali klub tersebut. “Saya tidak melihat pemain bertarung, tidak ada karakter, tidak ada hasrat untuk menang. Saya menonton pertandingan dengan ekspektasi kalah atau paling banter dapat satu poin. Jiwa klub ini sudah hilang. MU butuh mesin baru, energi baru, sesuatu untuk menyalakan kembali klub ini.”
Rooney menegaskan bahwa masalah MU bukan semata tanggung jawab Amorim. “Para pemain juga harus disalahkan. Banyak yang tidak pantas mengenakan seragam itu. Dan itu menyakitkan,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga menyinggung soal budaya klub yang menurutnya sudah sirna sejak era kejayaan di bawah Sir Alex Ferguson. “Saya melihatnya setiap hari. Banyak staf kehilangan pekerjaan, ada yang pergi meninggalkan klub. Saya punya dua anak di akademi MU dan saya benar-benar berharap semua ini tidak memengaruhi mereka. Tapi yang saya saksikan di klub itu sekarang. Itu bukan Manchester United.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!