Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Raksasa Kimia Bayer Konfirmasi Pengurangan Karyawan Secara Signifikan

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 09:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Raksasa Kimia Bayer Konfirmasi Pengurangan Karyawan Secara Signifikan Doc: Pharmaceutical-technology/nitpicker via Shuttersto
Ket. Logo Bayer AG di Wuppertal, Jerman. Bayer adalah perusahaan farmasi dan ilmu hayati multinasional asal Jerman.

BERLIN - Raksasa farmasi Bayer mengkonfirmasi pada Rabu (17/1) malam, mereka akan melakukan pengurangan "signifikan" terhadap tenaga kerjanya di Jerman pada akhir 2025, sebagai bagian dari restrukturisasi menyusul kerugian besar pada kuartal ketiga.

"Pemutusan hubungan kerja akan dilaksanakan dengan cepat dalam beberapa bulan mendatang dan selesai paling lambat akhir tahun 2025," kata kelompok itu dalam siaran persnya.

Bayer, pembuat Aspirin, mempekerjakan sekitar 22.000 orang di Jerman dan lebih dari 100.000 orang di seluruh dunia.

Perusahaan-perusahaan milik grup tersebut di Jerman akan menghadapi "pengurangan staf secara signifikan", menurut pernyataan pers tersebut, tanpa menyebutkan secara spesifik jumlahnya. Keputusan tersebu terjadi setelah adanya kesepakatan antara manajemen dan perwakilan karyawan.

Restrukturisasi tersebut bertujuan untuk "mengurangi hierarki dan struktur kompleks dalam perusahaan" dan akan "memasukkan karyawan dengan tugas manajemen atau koordinasi", katanya.

Pemangkasan tersebut diumumkan pada bulan November setelah Bayer melaporkan kerugian besar hampir 4,6 miliar euro ($4,9 miliar) pada kuartal ketiga.

Bayer, yang terlibat dalam masalah hukum di Amerika Serikat terkait obat pembasmi gulma berbasis glifosat Roundup, juga kekurangan produk unggulan karena berakhirnya masa berlaku paten beberapa obat secara bertahap.

Mereka mempekerjakan Bill Anderson pada bulan Juni sebagai CEO untuk membantu mengarahkan perusahaan ke arah yang baru.

"Bayer saat ini berada dalam situasi sulit karena beberapa alasan," kata Heike Prinz, anggota direksi, dikutip dalam siaran pers Rabu.

Kesepakatan yang dicapai dengan perwakilan karyawan menjamin PHK tidak akan dimulai hingga akhir tahun 2026, untuk sebisa mungkin memberikan prioritas pada pelatihan dan tindakan terkait usia.

"Fakta bahwa jaminan kerja hanya diperpanjang satu tahun memperjelas bahwa kita berada dalam situasi yang sangat serius," kata Heike Hausfeld, ketua dewan pekerja pusat yang mewakili angkatan kerja.

Manajemen Bayer menghadapi tuntutan dari sejumlah investor untuk memisahkan grup tersebut, yang saat ini terdiri dari tiga divisi, dan memisahkan setidaknya satu cabang untuk menghasilkan uang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.