Putri Kusuma Wardani Menjanjikan Gelar Juara Indonesia Masters 2026, Yakin Bisa?
📅 Kamis, 22 Jan 2026, 06:12 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Semangat luar biasa disampaikan pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardhani. Dia ingin mempersembahkan gelar Indonesia Masters kali ini. Putri KW kini menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berada di sektor tunggal putri pada turnamen kali ini, melangkah ke babak kedua setelah meraih kemenangan dua gim langsung atas pemain Taiwan Sung Shuo Yun lewat skor identik 21-15, 21-15.
“Kalau momentum ya pasti ada harapan untuk bisa juara di sini. Tapi kan itu semua dengan lawan-lawan yang sekarang yang ada, pastinya juga aku enggak boleh meremehkan,” kara Putri KW dalam konferensi pers di Istora, Senayan, Jakarta, Rabu. “Setiap pertandingan itu enggak boleh meremehkan juga yang di bawah aku maupun yang setara dengan aku,” kata Putri.
Jawara Korea Masters 2024 itu menyebut bahwa absennya sejumlah pebulu tangkis unggulan seperti An Se-young tak membuat persaingan di sektor tunggal putri akan mudah. Soal kemenangannya atas Sung Shuo Yun, Putri mengaku cukup puas.
“Untuk keseluruhan hari ini, aku cukup puas dengan main, karena aku bisa mengeluarkan semua permainan dan di luar kerap salah sendiri tapi sudah puas,” ungkap Putri mengenai pertandingan melawan pemain Taiwan itu. Putri menyebut bahwa Sung bermain sangat bertahan dan begitu sulit untuk ditembus selama pertandingan.
“Juga Australia Open terakhir kemarin aku sempat ketemu dia, dan hari ini menurutku dia bermain dengan sangat rapi. Dan tadi di gim pertama dan kedua aku masih banyak melakukan kesalahan sendiri,” ujar pebulu tangkis peringkat tujuh dunia ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adnan/Indah
Semangat yang sama dikemukakan pebulu tangkis ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. Mereka juga mengincar podium Indonesia Masters 2026. Adnan/Indah yang tahun ini baru mengikuti turnamen kalender BWF menargetkan untuk bisa mengunci podium di turnamen BWF super 500 yang dilangsungkan di Istora, Senayan, Jakarta ini.
“Target pastinya podium, tapi kami jalani maksimal step by step,” ujar Adnan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu. Adnan/Indah mengunci tiket ke babak kedua setelah mengatasi perlawanan ketat wakil Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevin Jemie melalui rubber game 18-21, 21-18 dan 22-20.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemenangan ini sekaligus menjadi revans untuk Adnan/Indah setelah takluk dalam pertemuan terakhir menghadapi Goh/Lai di Korea Open 2025 pada September lalu.
“Yang paling banyak harus dikurangi itu mati-mati sendiri. Selain itu, kami harus lebih fokus lagi di setiap poin, karena di level ini sedikit lengah saja bisa langsung berpengaruh,” ujar Adnan terkait evaluasi pertandingan.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Indah mengatakan bahwa suasana Istora memberikan pengalaman emosional yang kuat bagi dirinya. Antusiasme penonton yang memenuhi tribun menjadi faktor nonteknis yang sangat berpengaruh. “Rasanya seperti dulu, saat Istora benar-benar penuh dan adrenalinnya langsung naik. Dukungan itu terasa sampai ke lapangan dan bikin kami lebih terpacu,” ujar Indah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!