Purwokerto Half Marathon 2026: Targetkan 6.000 Pelari, Upayakan Dongkrak UMKM dan Pariwisata Daerah
📅 Minggu, 08 Mar 2026, 04:40 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Sumarwoto
PURWOKERTO, JAWA TENGAH - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menargetkan 6.000 pelari mengikuti Purwokerto Half Marathon (PHM) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Mei.
Ditemui usai peluncuran Purwokerto Half Marathon 2026 di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu malam, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan ajang lari tersebut diharapkan berlangsung lebih meriah dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
"Harapannya lebih meriah dari Purwokerto Half Marathon tahun kemarin. Kalau tahun kemarin sudah mengungkit perekonomian di Kabupaten Banyumas, tahun ini akan lebih lagi karena pesertanya ditargetkan 6.000 orang," katanya.
Ia mengatakan pada penyelenggaraan tahun sebelumnya ajang tersebut diikuti sekitar 5.000 peserta dan terbukti memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi lokal.
Menurut dia, kegiatan olahraga berskala besar seperti half marathon memiliki efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah, khususnya sektor perhotelan, kuliner, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Yang jelas ada multiplier effect, efek ekonominya luar biasa. Kemarin waktu 5.000 peserta saja hotel penuh, kemudian UMKM juga bergeliat," katanya.
Ia mengatakan para peserta yang datang dari luar daerah umumnya tidak hanya mengikuti lomba lari, juga memanfaatkan waktu untuk berwisata di sejumlah destinasi yang ada di Banyumas.
"Mereka datang pada Jumat, Sabtu persiapan, Minggu lari. Biasanya tidak langsung pulang, mereka juga melihat destinasi wisata yang ada di Kabupaten Banyumas," katanya menjelaskan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menegaskan Pemkab Banyumas akan mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan tersebut, namun pelaksanaan teknis diserahkan kepada penyelenggara profesional.
Selain itu, kata dia, pemerintah daerah mendorong agar lebih banyak kegiatan berskala nasional digelar di Banyumas dengan melibatkan penyelenggara profesional guna menggerakkan perekonomian daerah.
Bahkan, lanjut dia, setelah PHM 2026 direncanakan penyelenggaraan ajang lari lain bertajuk Banyumas Old City Half Marathon.
"Harapannya setiap bulan minimal ada satu event di Kabupaten Banyumas. Pemda cukup sebagai fasilitator, sedangkan pelaksanaan diserahkan kepada pihak yang profesional," kata Bupati.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas Junaidi mengatakan ajang PHM telah dua kali sukses diselenggarakan pada 2024 dan 2025 serta memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah.
Menurut dia, perputaran uang pada penyelenggaraan PHM 2024 mencapai kisaran Rp6 miliar dan meningkat menjadi sekitar Rp8 miliar pada tahun 2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!