Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PUPR Sebut Peran Swasta Penting Ciptakan Sanitasi Aman bagi Masyarakat

📅 Senin, 16 Okt 2023, 11:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
PUPR Sebut Peran Swasta Penting Ciptakan Sanitasi Aman bagi Masyarakat Doc: ANTARA/Aji Cakti
Ket. Tangkapan layar Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti dalam talkshow Hari Habitat Dunia 2023 di Jakarta, Senin (16/10/2023).

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya mengungkapkan peningkatan peran dunia usaha swasta penting untuk penciptaan sanitasi aman bagi masyarakat Indonesia.

"Dalam menangani permasalahan terkait air limbah, salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan keterlibatan dari peran dunia usaha/swasta melalui penciptaan pasar sanitasi aman," ujar Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti dalam talkshow Hari Habitat Dunia 2023 yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin (16/10).

Menurut Diana, penciptaan pasar sanitasi aman tersebut meliputi penyediaan tangki septik yang memenuhi standar teknis, penyediaan jasa layanan penyedotan lumpur tinja, maupun jasa pengolahan lumpur tinja di Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).

Dia juga menegaskan agar limbah-limbah yang sudah disedot dan dibawa tersebut harus dimasukkan ke IPLT, dan jangan dibuang secara sembarangan agar tidak menimbulkan masalah baru bagi lingkungan hidup.

Dalam pelibatan peran swasta terkait masalah air limbah maka diperlukan komitmen bersama untuk penyediaan kerangka peraturan yang memadai, pembentukan institusi pengelola yang andal, profesional dan inovatif yang didukung dengan sumber daya berkualitas, serta penyediaan dana pengelolaan.

"Perlu ada pelibatan peran dunia usaha swasta dan komitmen bersama bukan hanya dari pihak swasta sendiri, namun juga dari antar pemangku kepentingan di level kota/kabupaten, provinsi, dan kementerian/lembaga terkait," kata Diana.

Selain itu, Diana juga mengatakan bahwa kunci keberhasilan terkait sanitasi yang aman adalah peningkatan kebutuhan serta permintaan masyarakat melalui sosialisasi dan advokasi, menjadi alternatif pengarusutamaan informasi yang sekaligus memiliki dampak beruntun dalam meningkatkan akses sanitasi aman di Indonesia. Kemudian secara langsung dapat mendukung terwujudnya permukiman yang berkelanjutan.

Sebagai informasi, pembangunan infrastruktur dan pengelolaan air limbah bertujuan untuk meningkatkan layanan sanitasi masyarakat dan mengurangi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh air limbah domestik yang dibuang secara langsung ke sungai maupun tanah melalui mekanisme pengendalian dan pemantauan.

Di samping itu, diharapkan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) dapat meningkatkan budaya Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) yang merupakan salah satu upaya mencegah berbagai penyakit, termasuk stunting.

Dengan terpenuhinya sanitasi dan air bersih berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya berpengaruh terhadap penurunan stunting di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

46 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.