Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Provokatif! Pesawat Nirawak Russia Melintasi Polandia, NATO Segera Kerahkan Jet Tempur

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 14:21 WIB | Oleh:
Provokatif! Pesawat Nirawak Russia Melintasi Polandia, NATO Segera Kerahkan Jet Tempur Doc: AP
Ket. PM Polandia mengadakan rapat luar biasa di kantor kanselir, 10 September 2025, setelah pelanggaran drone Russia di wilayahnya.

WOHYN - Beberapa pesawat nirawak Russia melintasi wilayah Polandia, Rabu (10/9), mendorong NATO mengirimkan jet tempur untuk menembak jatuh pesawat-pesawat nirawak tersebut.

Seorang juru bicara NATO mengatakan ini adalah pertama kalinya aliansi tersebut menghadapi potensi ancaman di wilayah udaranya.

Serangan Kremlin terhadap Ukraina dan respons NATO menimbulkan kekhawatiran perang dapat meluas, ketakutan yang berkembang di Eropa saat Russia meningkatkan serangannya dan upaya perdamaian tidak membuahkan hasil.

Associated Press melaporkan, Polandia meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB terkait serangan pesawat nirawak tersebut. Korea Selatan, yang memegang jabatan presiden dewan bulan ini, mengatakan waktunya sedang dibahas.

Kementerian Pertahanan Russia menyatakan pihaknya tidak menargetkan Polandia, sementara Belarus, sekutu dekat Moskow, menyatakan pihaknya melacak beberapa pesawat nirawak yang “kehilangan jalur” karena diblokir.

Namun, beberapa pemimpin Eropa mengatakan mereka yakin serangan itu merupakan perluasan serangan Russia yang disengaja terhadap Ukraina.

"Perang Rusia semakin meningkat, bukannya berakhir," ujar Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, kepada para wartawan di Brussels. "Yang ingin dilakukan (Presiden Russia Vladimir) Putin adalah menguji kami. Apa yang terjadi di Polandia adalah game changer," dan hal itu seharusnya berujung pada sanksi yang lebih berat.

Wilayah udara Polandia telah dilanggar berkali-kali sejak invasi besar-besaran Russia ke Ukraina pada tahun 2022, namun tidak pernah dalam skala seperti ini di Polandia atau di mana pun di wilayah NATO.

Polandia mengatakan beberapa pesawat tak berawak itu berasal dari Belarus, tempat pasukan Russia dan Belarus mulai berkumpul untuk latihan perang yang dijadwalkan dimulai Jumat.

Belum jelas berapa banyak drone yang terlibat. Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengatakan kepada parlemen 19 pelanggaran tercatat selama tujuh jam, tetapi informasi masih dikumpulkan. Pihak berwenang Polandia mengatakan sembilan lokasi kecelakaan telah ditemukan, beberapa di antaranya berjarak ratusan kilometer dari perbatasan.

"Jelas tidak ada alasan untuk mencurigai bahwa ini adalah kesalahan koreksi arah atau semacamnya," ujar Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius kepada parlemen. "Drone-drone ini jelas-jelas sengaja diarahkan ke arah ini."

Jet tempur Belanda datang membantu Polandia dan mencegat beberapa drone. Menteri Luar Negeri Polandia Radek Sikorski kemudian berterima kasih kepada pemerintah Belanda "atas kinerja luar biasa pilot-pilot Belanda dalam menetralisir" drone-drone tersebut.

NATO bertemu untuk membahas insiden yang terjadi tiga hari setelah serangan udara terbesar Russi ke Ukraina.

Polandia mengatakan beberapa drone berasal dari Belarus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.