Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Proliferasi AI yang Pesat Menjadi Ancaman Demokrasi

📅 Jumat, 10 Nov 2023, 00:04 WIB | Oleh:
Proliferasi AI yang Pesat Menjadi Ancaman Demokrasi Doc: ISTIMEWA
Ket. GARY MARCUS Ilmuwan di Universitas New York - Risiko terbesar yang ada saat ini adalah ancaman terhadap demokrasi ada banyak pemilu di seluruh dunia pada tahun 2024, dan peluang bahwa tidak ada pemilu yang palsu dan hal-hal seperti itu hampir nol.

» AI kemungkinan menjadi begitu kuat sehingga menjadi ancaman bagi umat manusia.

» Laboratorium AI telah "terkunci dalam perlombaan yang tidak terkendali" untuk mengembangkan pikiran digital yang kuat.

NEW YORK - Para pakar kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam konferensi Reuters Next di New York, Rabu (8/11), memperingatkan proliferasi AI mungkin telah mengganggu proses demokrasi seperti pemilu dan bahkan dapat mengancam keberadaan manusia.

Dikutip dari The Straits Times, ledakan AI generatif, yang dapat membuat teks, foto, dan video sebagai respons terhadap permintaan terbuka, dalam beberapa bulan terakhir telah memicu kegembiraan mengenai potensinya serta kekhawatiran bahwa AI dapat membuat beberapa pekerjaan menjadi ketinggalan zaman, mengacaukan pemilu, dan bahkan mungkin mengalahkan manusia.

"Risiko terbesar yang ada saat ini adalah ancaman terhadap demokrasi ada banyak pemilu di seluruh dunia pada tahun 2024, dan peluang bahwa tidak ada pemilu yang palsu dan hal-hal seperti itu hampir nol," kata ilmuwan di Universitas New York, Gary Marcus, dalam sebuah panel pada konferensi Reuters Next.

Salah satu kekhawatiran utama adalah bahwa AI generatif telah meningkatkan deepfake, video realistis, namun palsu yang dibuat dengan algoritma AI yang dilatih berdasarkan rekaman online dalam jumlah besar, yang muncul di media sosial, mengaburkan fakta dan fiksi dalam politik.

"Meskipun media sintetis semacam itu telah ada selama beberapa tahun, yang dulunya berharga jutaan dollar kini bisa berharga 300 dollar AS," kata Marcus.

Di banyak perusahaan, semakin sering menggunakan AI untuk mengambil keputusan termasuk mengenai harga, yang dapat mengakibatkan hasil yang diskriminatif, demikian peringatan para ahli pada konferensi tersebut.

Menurut Anthony Aguirre, Pendiri dan Direktur Eksekutif Future of Life Institute, ancaman lain yang harus diwaspadai oleh para pembuat undang-undang dan pemimpin teknologi adalah kemungkinan AI menjadi begitu kuat sehingga menjadi ancaman bagi umat manusia.

"Kita tidak boleh meremehkan betapa kuatnya model-model ini saat ini dan seberapa cepat mereka akan menjadi lebih kuat," katanya.

Tidak Terkendali

The Future of Life Institute, sebuah organisasi nirlaba yang bertujuan mengurangi risiko bencana akibat kecerdasan buatan yang canggih, menjadi berita utama pada Maret, ketika mereka merilis surat terbuka yang menyerukan jeda enam bulan pada pelatihan sistem AI yang lebih kuat daripada GPT-4 OpenAI.

Laporan tersebut memperingatkan bahwa laboratorium AI telah "terkunci dalam perlombaan yang tidak terkendali" untuk mengembangkan "pikiran digital yang kuat yang tidak seorang pun bahkan penciptanya, dapat memahami, memprediksi, atau mengendalikannya dengan andal".

Pengembangan AI yang semakin canggih juga akan berisiko menghilangkan lapangan kerja hingga mustahil bagi manusia untuk sekadar mempelajari keterampilan baru dan memasuki industri lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.