Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Kecerdasan Buatan I Di Banyak Perusahaan, AI Sering Jadi Dasar Pengambil Keputusan

Proliferasi AI yang Pesat Menjadi Ancaman Demokrasi

Foto : ISTIMEWA

GARY MARCUS Ilmuwan di Universitas New York - Risiko terbesar yang ada saat ini adalah ancaman terhadap demokrasi ada banyak pemilu di seluruh dunia pada tahun 2024, dan peluang bahwa tidak ada pemilu yang palsu dan hal-hal seperti itu hampir nol.

A   A   A   Pengaturan Font

Salah satu kekhawatiran utama adalah bahwa AI generatif telah meningkatkan deepfake, video realistis, namun palsu yang dibuat dengan algoritma AI yang dilatih berdasarkan rekaman online dalam jumlah besar, yang muncul di media sosial, mengaburkan fakta dan fiksi dalam politik.

"Meskipun media sintetis semacam itu telah ada selama beberapa tahun, yang dulunya berharga jutaan dollar kini bisa berharga 300 dollar AS," kata Marcus.

Di banyak perusahaan, semakin sering menggunakan AI untuk mengambil keputusan termasuk mengenai harga, yang dapat mengakibatkan hasil yang diskriminatif, demikian peringatan para ahli pada konferensi tersebut.

Menurut Anthony Aguirre, Pendiri dan Direktur Eksekutif Future of Life Institute, ancaman lain yang harus diwaspadai oleh para pembuat undang-undang dan pemimpin teknologi adalah kemungkinan AI menjadi begitu kuat sehingga menjadi ancaman bagi umat manusia.

"Kita tidak boleh meremehkan betapa kuatnya model-model ini saat ini dan seberapa cepat mereka akan menjadi lebih kuat," katanya.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Vitto Budi
Penulis : Selocahyo Basoeki Utomo S

Komentar

Komentar
()

Top