Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Profil Oracle, Perusahaan Orang Terkaya Dunia yang Siap Guyur Investasi ke Indonesia

📅 Senin, 22 Sep 2025, 09:20 WIB | Oleh:
Profil Oracle, Perusahaan Orang Terkaya Dunia yang Siap Guyur Investasi ke Indonesia Doc: Istimewa
Ket. Perusahaan Oracle

JAKARTA - Indonesia kembali jadi magnet bagi raksasa global. Kali ini, Oracle Corporation, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat milik miliarder Larry Ellison, dikabarkan siap menanamkan investasinya di Tanah Air. Kabar ini diumumkan langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani lewat unggahan di Instagram @rosanroeslani.Rosan, yang juga CEO Danantara, memperlihatkan pertemuannya dengan jajaran petinggi Oracle. Menurutnya, pembahasan difokuskan pada pemanfaatan artificial intelligence (AI) untuk mendukung kedaulatan data Indonesia, memperkuat efisiensi sektor publik maupun swasta, menciptakan lapangan kerja baru di bidang teknologi, hingga mempercepat transformasi digital nasional menuju status negara maju.Sejarah Singkat Oracle: Dari Startup Kecil Jadi Raksasa DuniaOracle Corporation bukan pemain baru di dunia teknologi. Perusahaan ini lahir pada 1977 ketika Larry Ellison bersama Bob Miner dan Ed Oates mendirikan Software Development Laboratories (SDL).Produk andalan mereka saat itu adalah sistem basis data revolusioner yang mampu menghubungkan berbagai informasi dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya.Inovasi ini kemudian dikenal dengan nama Oracle Database. Popularitasnya meledak, mendorong perusahaan untuk berganti nama menjadi Oracle.Dari sinilah perjalanan panjang dimulai, Oracle berkembang menjadi pionir global dalam basis data, layanan cloud, hingga solusi AI yang kini digunakan oleh jutaan perusahaan di seluruh dunia.Larry Ellison, Sang Pendiri dan Raja TeknologiKesuksesan Oracle mengantarkan Larry Ellison menjadi salah satu orang terkaya di planet ini. Ellison menguasai sekitar 40% saham Oracle, menjadikannya pemegang saham individu terbesar perusahaan.Baru-baru ini, nama Ellison bahkan sempat menggeser Elon Musk sebagai orang terkaya di dunia. Menurut laporan yang beredar, kekayaan Larry Ellison melonjak hingga US$88 miliar (Rp1.460 triliun) hanya dalam sepekan karena kenaikan harga saham Oracle. Meski posisinya kembali turun tipis ke urutan kedua, data dari Bloomberg Billionaires Index mencatat hartanya masih tembus US$383 miliar (Rp6.358 triliun), hanya sedikit di bawah kekayaan Musk.Apa Artinya untuk Indonesia?Masuknya Oracle ke Indonesia bisa menjadi game changer. Selain mempercepat transformasi digital, kehadiran raksasa sekelas Oracle membuka peluang kerja luas, meningkatkan transfer teknologi, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.Dengan modal finansial dan teknologi yang hampir tak tertandingi, langkah investasi Oracle di Indonesia berpotensi mengubah peta kekuatan ekonomi digital di kawasan.Jadi, seberapa besar dana yang akan digelontorkan Larry Ellison untuk membawa Indonesia naik kelas?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.