Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Tiongkok Xi Jinping Akan Bertemu dengan Para Petinggi Uni Eropa

📅 Selasa, 05 Des 2023, 01:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Tiongkok Xi Jinping Akan Bertemu dengan Para Petinggi Uni Eropa Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin saat konferensi pers di Beijing, China pada Senin (4/12/2023).

Beijing - Presiden Tiongkok Xi Jinping dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Dewan Eropa Charles Michel dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Tiongkok-Uni Eropa ke-24 di Beijing.

"Tiongkok sangat mementingkan pertemuan puncak tersebut. Para pemimpin akan bertukar pandangan secara mendalam mengenai isu-isu strategis yang penting bagi arah hubungan Tiongkok dan Uni Eropa (UE)," Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin saat menyampaikan keterangan rutin kepada media di Beijing, Tiongkok pada Senin.

Menurut rencana, Perdana Menteri Li Qiang, Presiden Dewan Eropa Charles Michel dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen akan bersama-sama memimpin pertemuan puncak KTT Tiongkok-UE yang akan dilangsungkan pada 7 Desember 2023 tersebut yang juga bertepatan dengan peringangan 20 tahun kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-UE.

"Diskusi juga berisi isu-isu global yang menjadi kepentingan bersama kedua pihak untuk menghasilkan cetak biru, mengidentifikasi fokus dan memberikan dorongan bagi hubungan Tiongkok-UE," tambah Wang Wenbin.

Wang Wenbin mengakui hubungan Tiongkok-UE menghadapi peluang dan tantangan baru.

"Tiongkok dan UE adalah mitra, bukan saingan, dan kepentingan bersama kami jauh melebihi perbedaan. Tiongkok berharap KTT ini akan memainkan peran penting untuk meningkatkan pemahaman dan rasa saling percaya melalui komunikasi, peningkatan kerja sama yang saling menguntungkan dan mendiskusikan solusi melalui dialog dan konsultasi," ungkap Wang Wenbin.

KTT Tiongkok-UE tersebut dilaksanakan setelah pada September 2023 lalu Ursula von der Leyen mengumumkan UE sedang melakukan penyelidikan atas dugaan subsidi pemerintah Tiongkok terhadap industri kendaraan listriknya yang berkembang pesat. Ia menyebut, mobil listrik Tiongkok dijual dengan harga rendah di negara-negara UE dan hal tersebut dimungkinkan karena adanya subsidi dari pemerintah.

Para pemimpin Eropa menyebut, subsidi mengakibatkan kompetisi tidak adil dalam pasar otomotif Eropa. Namun, Tiongkok mengkritik investigasi tersebut dan memperingatkan langkah itu akan merusak hubungan dagang dengan UE.

Selain itu, Tiongkok juga mengungkit rencana investigasi UE atas subsidi Tiongkok atas industri baja. Beijing menyebut penyelidikan akan mengganggu rantai pasok dan memberikan tamparan bagi perdagangan internasional.

Beijing juga keberatan dengan rencana UE untuk menerapkan Mekanisme Penyesuaian Pembatasan Karbon yang akan menetapkan tarif sebesar 20-35 persen atas barang-barang dengan harga karbon tinggi, seperti baja dan bijih besi.

UE telah menerapkan tarif tambahan terhadap 20 jenis baja dan produk baja tahan karat Tiongkok serta menetapkan kuota impor sebagai langkah untuk melindungi pasarnya hingga pertengahan 2024.

Dominasi industri otomotif dunia khususnya untuk mobil listrik saat ini didominasi oleh Tiongkok, setelah selama beberapa dekade industri otomotif dunia didominasi oleh pabrikan Eropa, Jepang dan Amerika Serikat.

Tiongkok menyebut telah mengekspor lebih dari setengah juta mobil listrik di dunia pada paruh pertama 2023. Angka tersebut setara dengan pertumbuhan sebesar 160 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Salah satu keunggulan pabrikan Tiongkok yang belum dapat ditandingi oleh produsen negara lain adalah ongkos produksi yang murah. Hal itu pun menjadi masalah bagi Uni Eropa. Saat ini, sebanyak 26 produsen mobil listrik Tiongkok sudah berencana masuk pasar Jerman pada 2025,

Tiongkok juga menjadi produsen utama baterai litium-ion yang merupakan salah satu komponen utama kendaraan listrik. Produsen baterai terbesar di dunia semuanya berasal dari Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

41 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.