Presiden Prabowo Hadiri Akad Massal 50.030 Rumah Subsidi di Serang Banten
📅 Sabtu, 20 Des 2025, 12:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: YouTube/Sekretariat Presiden
SERANG – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Akad Massal 50.030 Rumah Subsidi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Provinsi Banten, Sabtu (20/12).
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) sebagai pengelolanya, akan menyerahkan sekitar 50.000 unit rumah subsidi kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Dalam kesempatan ini, juga akan dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BP Tapera dan 41 bank penyalur. Secara simbolis penandatanganan tersebut diwakili oleh tiga entitas bank.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan kemudahan akses kepemilikan hunian bagi MBR menjadi prioritas pemerintah saat ini.
Menurutnya, kemudahan tersebut terlihat dari skema pembiayaan yang sangat terjangkau, sehingga memungkinkan berbagai profesi mulai dari tenaga kependidikan, asisten rumah tangga (ART), hingga pedagang kecil untuk memiliki rumah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Cicilan dari Bank BTN tenor 20 tahun, angsuran nya Rp1,1 juta. Uang muka (DP) hanya 1 persen, kemudian Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga sudah gratis. Ini sangat bagus sekali," ujar Maruarar saat menghadiri kegiatan akad massal rumah subsidi FLPP dan serah terima kunci di Perumahan Banten Indah, Kota Serang, Banten, Sabtu (20/12).
Dalam dialognya dengan warga, Maruarar mengapresiasi keberhasilan program subsidi yang mampu menjangkau lapisan masyarakat yang sebelumnya sulit mengakses perbankan.
Salah satu warga, Mahfud, yang bekerja sebagai tenaga Tata Usaha (TU) di sebuah SMK, mengakui bahwa insentif yang diberikan pemerintah sangat membantunya mewujudkan mimpi memiliki rumah.
"Luar biasa senang sekali, ini rumah impian. Sebelumnya sudah sering pindah kontrakan dan menumpang. Selain cicilan ringan, lokasinya juga bebas banjir dan keamanannya bagus," kata Mahfud kepada Menteri.
Maruarar menambahkan, prioritas pemerintah dalam mempermudah akses perumahan ini terbukti efektif dengan tercapainya rekor penyaluran rumah subsidi tertinggi sepanjang sejarah.
"Hari ini tercatat rekor 266.000 unit. Paling besar sebelumnya dari inisiasi program FLPP tahun 2010 adalah di tahun 2023 dengan 229.000 unit. Ini berkat dukungan semua pihak, perbankan, pengembang, dan konsumen," pungkas nya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!