Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prajurit Russia yang Mabuk Menabrakkan Sistem Pertahanan Udara S-400 ke Selokan

📅 Minggu, 23 Apr 2023, 07:17 WIB | Oleh:
Prajurit Russia yang Mabuk Menabrakkan Sistem Pertahanan Udara S-400 ke Selokan Doc: Istimewa
Ket. Kendaraan unit sistem pertahanan udara S-400 terguling di selokan dengan letak rudal 48N6 di bagian bawah, di Tula, Kamis (20/4).

MOSKOW - Seorang tentara Russia yang mabuk, pada Kamis (20/4), dilaporkan telah menabrakkan sistem pertahanan udara S-400 ke dalam sebuah selokan di wilayah Tula.

Dilansir oleh Newsweek, Baza, saluran Telegram Rusia yang secara teratur mengunggah informasi tentang masalah keamanan di dalam negeri, menyebut bahwa seorang tentara Rusia menabrakkan sistem pertahanan udara senilai 160 juta dolar AS itu hingga jatuh dan terbalik di selokan di samping jalan raya. Prajurit berusia 33 tahun itu disebut gagal dalam tes breathalyzer, menunjukkan adanya kandungan alkohol dalam darah.

"Kemarin, seorang prajurit kehilangan kendali dan menjatuhkan sebuah truk dengan sistem misil anti-pesawat ke selokan," katanya.

Think tank yang berbasis di AS, Center for Strategic dan Studi Internasional (CSIS) mengatakan, Rusia mulai mengembangkan sistem rudal permukaan-ke-udara S-400 pada 1993. Sebagian besar menggunakan seri rudal 48N6, yang memungkinkannya menembak pesawat dan kendaraan tanpa awak pada jarak hingga 250 kilometer (155 mil), dan mampu mencegat rudal balistik dalam radius 60 kilometer.

Saluran tersebut menjelaskan, kendaraan militer dengan sistem pertahanan udara bergerak naas itu bagian dari konvoi delapan kendaraan tanpa pengawalan. Kendaraan jatuh ke belakang kolom dan kemudian keluar dari jalan raya dan terbalik.

"Truk itu jatuh tepat di atas misil, tapi untungnya amunisinya tidak aktif," lapor Baza.

Prajurit itu mengalami patah lengan saat kendaraan terbalik.

"Kendaraan terguling, tapi ternyata rem mobilnya rusak, sehingga mereka memutuskan untuk membiarkannya di tempat (di bawah perlindungan polisi dan militer)."

Menurut Baza, prajurit kontrak itu dapat dituntut berdasarkan pasal KUHP Rusia tentang kerusakan properti militer karena kelalaian.

Saluran Telegram Rusia Mash and Shot menguatkan laporan Baza. Sementara Kementerian pertahanan Rusia yang dimintai ko belum mengomentari insiden tersebut. telah menghubungi kementerian melalui email untuk memberikan komentar.

Penasihat menteri dalam negeri Ukraina, Anton Gerashchenko, mengunggah cuplikan video kendaraan unit S-400 yang terguling dari tempat kejadian di akun Twitter.

"Sistem rudal S400 jatuh ke selokan di jalan raya dekat Tula, Rusia," cuitnya. "Ini terjadi pada pagi hari, tapi kabarnya kendaraan itu masih tergeletak di sana."

"Nilai dari sistem misil semacam itu adalah sekitar 160 juta dolar."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.