Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prabowo Terima Medali Kehormatan Tertinggi Yordania, Raja Abdullah: “Anda Sahabat Lama Saya”

📅 Jumat, 14 Nov 2025, 19:30 WIB | Oleh:
Prabowo Terima Medali Kehormatan Tertinggi Yordania, Raja Abdullah: “Anda Sahabat Lama Saya” Doc: ANTARA/Fathur Rochman
Ket. Presiden RI Prabowo Subianto dan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah Raja Abdullah II ibn Al Hussein berpelukan usai prosesi penyerahan medali kehormatan tertinggi "Bejeweled Grand Cordon Al-Nahda" (Order of the Renaissance) di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (14/11).

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima medali kehormatan tertinggi Yordania, "Bejeweled Grand Cordon Al-Nahda" (Order of the Renaissance dari Raja Abdullah II di Istana Merdeka, Jumat (14/11). Prosesi penyematan yang diwarnai gestur hangat itu menjadi penanda hubungan erat kedua negara yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade.

Medali kehormatan tersebut merupakan penghargaan tertinggi dan paling bergengsi yang diberikan oleh Raja Abdullah II.

Dalam prosesi penyerahan medali kehormatan itu, Presiden Prabowo dan Raja Abdullah berdiri sejajar. Lalu Raja Abdullah menyelempangkan medali kehormatan tersebut ke sisi bahu kanan Presiden Prabowo. Keduanya lalu saling bersalaman dan berpelukan.

Diketahui, medali kehormatan tersebut biasanya dianugerahkan kepada raja, pangeran, dan kepala negara. Medali ini juga dapat diberikan kepada perdana menteri.

Penghargaan itu dianugerahkan kepada warga sipil, prajurit pria dan wanita, warga Arab dan warga negara asing, sebagai penghargaan atas jasa mereka yang luar biasa di tingkat nasional, regional, maupun internasional.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk penghargaan oleh Raja Abdullah II kepada Presiden Prabowo, sekaligus menjadi kebanggaan bagi Indonesia.

"Itu merupakan bentuk penghargaan ya saya kira. Saya kira kebanggaan juga buat kita, Bapak Presiden menerima," ucap Sugiono.

Sebelumnya dalam pertemuan bilateral kedua pemimpin negara, Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia dan Yordania telah menjalin hubungan yang solid sejak 74 tahun silam. Selain itu, kedua negara juga memiliki kedekatan historis dan emosional yang kuat.

"Kedua negara kita telah menikmati hubungan yang erat sejak terjalinnya hubungan diplomatik 74 tahun lalu pada Oktober 1951. Di sisi lain, seperti Anda ketahui, saya memiliki ikatan emosional dengan Yordania," ujar Prabowo.

Prabowo menyampaikan dirinya memiliki ikatan khusus dengan Yordania saat lebih dari 20 tahun lalu diterima dengan hangat oleh mendiang Raja Hussein bin Talal.

Pemerintah Indonesia berharap dapat membahas peluang kerja sama baru dan mempererat hubungan bilateral dengan Yordania di tengah dinamika geopolitik global.

"Kami ingin bekerja sama lebih dekat dengan Anda, dan kami juga ingin mengucapkan terima kasih karena telah menerima banyak anak muda kami yang sedang dilatih di Yordania hingga saat ini. Terima kasih banyak," kata Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Raja Abdullah II menegaskan komitmen Yordania untuk terus memperkuat solidaritas dengan Indonesia.

Raja Abdullah II menyoroti hubungan panjang dan persaudaraan yang terjalin di antara kedua negara maupun secara pribadi dengan Presiden Prabowo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.