Posisi Pelatih Chelsea Belum Jelas, Rosenior Tegaskan Belum Ada Kepastian
📅 Minggu, 04 Jan 2026, 06:53 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
PARIS — Pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, menegaskan bahwa belum ada hal konkret terkait laporan yang mengaitkan dirinya dengan posisi pelatih Chelsea. Pernyataan itu disampaikan Rosenior usai Strasbourg ditahan imbang 1-1 oleh Nice dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (4/1) dini hari WIB.
Isu tersebut mencuat setelah Enzo Maresca meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Chelsea pada hari Kamis lalu. Rosenior, pelatih asal Inggris yang membawa Strasbourg finis di peringkat ketujuh musim lalu, disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti di Stamford Bridge.
Hasil imbang di markas Nice membuat Strasbourg, klub yang dimiliki BlueCo, perusahaan induk Chelsea, tetap berada di posisi ketujuh klasemen. Namun, mereka belum meraih kemenangan liga sejak 9 November.
“Saya ingin fokus pada Strasbourg dan tidak memikirkan hal-hal lain untuk saat ini,” ujar Rosenior.
“Itu saja informasi yang bisa saya sampaikan hari ini. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok, tetapi saat ini tidak ada yang konkret,” tambah mantan bek timnas Inggris U-21 berusia 41 tahun tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pertandingan di Côte d’Azur, Strasbourg unggul lebih dulu lewat penalti Joaquin Panichelli pada menit ke-13. Namun keunggulan itu tak bertahan lama setelah Nice menyamakan kedudukan melalui Elye Wahi sekitar 10 menit setelah jeda.
Wahi baru bergabung dengan Nice pada Kamis lalu sebagai pemain pinjaman dari Eintracht Frankfurt dan mencetak gol dalam laga pertama Claude Puel pada periode keduanya melatih klub tersebut.
Puel ditunjuk kembali sebagai pelatih Nice pada hari Senin, menggantikan Franck Haise, di tengah situasi tim yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi. Pelatih Prancis berusia 64 tahun itu sebelumnya pernah menangani Nice pada periode 2012–2016, sebelum melatih Leicester City selama dua musim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mewarisi tim dengan berbagai persoalan, baik di dalam maupun luar lapangan. Sejak akhir Oktober, satu-satunya kemenangan Nice terjadi di ajang Piala Prancis pada Desember, saat menyingkirkan Saint-Etienne dari divisi dua.
Pada bulan November lalu, situasi internal klub juga memanas setelah para pemain, staf, dan manajemen terlibat ketegangan dengan sekitar 200 suporter yang mendatangi pusat latihan, menyusul kekalahan 1-3 dari Lorient.
Di Allianz Riviera, Puel memasukkan Wahi pada awal babak kedua, dan sembilan menit kemudian penyerang berusia 23 tahun itu mencetak gol penyeimbang. Mantan pemain Marseille tersebut sebenarnya memiliki tiga peluang emas untuk membawa Nice menang, namun kesempatan terbaiknya digagalkan kiper Strasbourg, Mike Penders.
Di laga lain, Pavel Sulc mencetak dua gol saat Lyon mengalahkan Monaco 3-1 untuk menjaga asa tampil di kompetisi Eropa musim depan. Sementara itu, Rennes mendekati zona kualifikasi Liga Champions setelah menang 2-0 di kandang lawan, berkat gol babak kedua dari Przemyslaw Frankowski dan Quentin Merlin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!