Polres Tanah Bumbu Menurunkan Tim Membantu Pencarian Helikopter yang Hilang Kontak
📅 Senin, 01 Sep 2025, 23:35 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Tanah Bumbu, Kalsel - Kapolres Tanah Bumbu jajaran Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) AKBP Arief Prasetya menurunkan tim membantu proses pencarian helikopter tipe BK117 D3 milik Estindo Air yang hilang kontak.
Pencarian transportasi udara tersebut dipusatkan di sekitar Air Terjun Mandin Damar Kecamatan Mentewe Kabupaten Tanah Bumbu.
Kabag Ops Polres Tanah Bumbu AKP Agung Kurnia Putra di Batulicin, Tanah Bumbu, Senin malam, mengatakan helikopter kontak terakhir tercatat pukul 08.54 WITA dan laporan hilang kontak diterima pukul 12.02 WITA.
"Tim gabungan dari anggota SAR Kansar Banjarmasin, Pos SAR Kotabaru, Tim Rescue Unit Siaga SAR Batulicin dan Brimob Tanah Bumbu kini melakukan pencarian sekitaran Air Terjun Mandin Damar Mentewe," ujarnya.
Agung mengatakan tim gabungan pun masih melakukan proses pencarian di sekitar Air Terjun Mandin Damar dan hingga saat ini belum ditemukan tanda keberadaan helikopter tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lokasi kontak terakhir helikopter tersebut berada empat kilometer di sekitar Air Terjun Mandin Damar pada 3° 6'54.58"S 115°41'21.62"E atau jarak tempuh 71,5 Kilometer dengan waktu tempuh tujuh jam dari Unit Siaga SAR.
Helikopter lepas landas dari Bandara Syamsir Alam, Kabupaten Kotabaru, sekitar pukul 08.46 WITA dengan perkiraan tiba di Bandara Palangka Raya pukul 10.15 WITA.
Tim lapangan terdiri anggota SAR Kansar Banjarmasin, Pos SAR Kotabaru, Tim Rescue Unit Siaga SAR Batulicin, Brimob Polres Tanah Bumbu, TNI, serta BPBD saling berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mempercepat proses pencarian.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Terkait informasi yang beredar bahwa telah ditemukan dua korban itu tidak benar, tim gabungan di lapangan belum menemukan korban terkait helikopter jatuh di Mentewe" tutur Agung.
Diketahui, Helikopter Tipe BK117 D3 milik Estindo Air hilang kontak saat terbang di sekitar Mentewe, mengangkut delapan penumpang termasuk pilot pada Senin pagi.
Helikopter tersebut membawa delapan orang, terdiri dari seorang pilot, seorangengineer, dan enam penumpang, yakni Capt. Haryanto, Eng Hendra, Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, dan Iboy Irfan Rosa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!