Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PM Jepang Jelaskan Pembuangan Limbah Fukushima kepada Pemimpin Asean

📅 Kamis, 07 Sep 2023, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
PM Jepang Jelaskan Pembuangan Limbah Fukushima kepada Pemimpin Asean Doc: ANTARA/Media Center KTT Asean 2023/Zabur Karuru
Ket. KTT Asean + 3.

Jakarta - Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menjelaskan tentang keputusannya membuang air limbah radioaktif PLTN Fukushimakepada para pemimpin PerhimpunanBangsa AsiaTenggara (Asean), kataMenteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.

"Penjelasannya tentang langkah-langkah yang sudah dilakukan Jepang, termasuk soal data ilmiah dan (prinsip) transparansi," katanya usai mendampingi Presiden Joko Widodo dalam KTT Asean-Jepang di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut, PM Kishida meyakinkan bahwa dalam proses pembuangan limbah radioaktif tersebut, Jepang telah dan akan terus bekerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), kata Menlu Retno Marsudi.

Jepang mulai membuang gelombang pertama air limbah radioaktif dari PLTN Fukushima Daiichi yang lumpuh ke Samudra Pasifik pada 24 Agustus 2023. Seluruh proses pembuangan limbah tersebut diperkirakan membutuhkan waktu hingga 30 tahun.

Keputusan itu memicu protes dari negara tetangga seperti Korea Selatan dan China. Beijing bahkan memberlakukan larangan impor makanan laut dari Jepang setelah pelepasan air limbah radioaktif Fukushima.

Sementara Indonesia mengingatkan bahwa proses pembuangan air limbah Fukushimaitu harus terus dimonitor dan dilakukan secara transparan agar publik mengetahui tingkattritium berbahaya dalam air limbah yang dilepaskan ke laut.

Selain isu Fukushima, dalam KTT Asean-Jepang tersebutjuga dibahas upaya menjaga situasi kondusif khususnya di Semenanjung Korea dan Laut China Selatan.

"Kemudian mendorong kerja sama pembangunan infrastruktur hijau, konektivitas, transisi energi, dan ekonomi digital," ujar Retno.

Jepang juga menyampaikan komitmen pendanaan sebesar 100 juta dolar AS (sekitar Rp1,5 triliun) untuk mendukung implementasi Pandangan Asean tentang Indo-Pasifik (AOIP) melaluiJapan-Asean Integration Fund 3.0.

Dalam KTT yang turut dihadiri Timor Leste sebagai pengamat, para pemimpin sepakat untuk secara resmi membentuk Kemitraan Strategis Komprehensif Asean-Jepang dan melaksanakan KTT peringatan 50 tahun kemitraan Asean-Jepang di Tokyo pada Desember mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

32 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.