Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertempuran Berlarut-larut, Zelenskyy: Situasi 'Sangat Panas' di Bakhmut

📅 Senin, 03 Apr 2023, 10:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertempuran Berlarut-larut, Zelenskyy: Situasi 'Sangat Panas' di Bakhmut Doc: Moscow Times
Ket. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada Minggu (2/4), situasi militer "sangat panas" di sekitar Bakhmut, tanpa henti selama berbulan-bulan untuk merebut kota, pertempuran paling berlarut-larut dalam invasi Rusia.

Pendiri pasukan tentara bayaran Wagner Rusia, Yevgeny Prigozhin, mengatakan pasukannya telah mengibarkan bendera Rusia di gedung administrasi di kota tersebut.

Namun tidak ada indikasi dari pejabat Ukraina bahwa Bakhmut telah jatuh ke tangan Rusia.Prigozhin sebelumnya membuat klaim yang terlalu dini.

"Terima kasih kepada tentara kami yang berjuang di Avdiivka, Maryinka, dan Bakhmut. Terutama Bakhmut," kata Zelenskyy dalam pidato video malamnya."Di sana sangat panas."

Pasukan Rusia selama berbulan-bulan mencoba mengepung dan merebut Bakhmut, sebuah kota berpenduduk 70.000 sebelum invasi Rusia diluncurkan lebih dari setahun lalu.

Dalam pesan audio yang diunggah di akun Telegram, Prigozhin mengatakan, "Dari sudut pandang hukum, Bakhmut telah diambil. Musuh terkonsentrasi di bagian barat."

Seorang pejabat senior Ukraina sebelumnya menggambarkan situasi di sekitar kota sebagai "tegang", dengan komando militer mempertimbangkan setiap gerakan dengan hati-hati.

Wakil Menteri Pertahanan Hanna Maliar mengatakan pasukan Ukraina terus mempertahankan posisi mereka, pasukan Rusia kurang memperhatikan kerugian mereka saat mereka melakukan serangan.

"Situasi di Bakhmut tetap tegang," kata Maliar di Telegram.

"Tetapi setiap keputusan militer dan setiap langkah ditimbang dengan hati-hati ... Kami menanggapi situasi yang ada dengan tepat, dengan mempertimbangkan semua keadaan, tugas, dan prinsip kelayakan militer."

Zelenskyy dan para komandan militer sepakat bulan lalu untuk mempertahankan pertahanan Bakhmut di tengah perdebatan publik tentang apakah lebih baik tetap bertahan atau mengambil posisi defensif lainnya.

Bentrokan di Pusat Kota

Analis militer terkemuka Ukraina, Oleh Zhdanov mengatakan, pertempuran telah melanda pusat kota.Pasukan Ukraina telah memukul mundur 25 serangan musuh, tetapi pasukan Rusia telah merebut pabrik logam AZOM, yang telah dipertahankan oleh pasukan Ukraina selama berhari-hari.

"Musuh menyerang pusat kota dari utara, timur, dan selatan dan berusaha menguasai kota itu sepenuhnya," kata Zhdanov, yang memiliki hubungan dekat dengan militer Ukraina, dalam sebuah video yang ditayangkan di YouTube.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.