Pertamina Targetkan Bangun Dua Penyalur BBM Satu Harga di Wilayah Papua untuk Perluas Akses Energi bagi Masyarakat
📅 Selasa, 19 Agu 2025, 14:23 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
JAYAPURA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menargetkan pembangunan dua titik penyalur BBM Satu Harga di wilayah Papua tahun ini untuk memperluas akses energi bagi masyarakat di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T).
Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Isfahani di Jayapura, Papua, Selasa, mengatakan kedua titik tersebut berlokasi di Kabupaten Mamberamo Raya dan Kabupaten Raja Ampat.
Selain itu, Pertamina juga akan membangun dua titik BBM Satu Harga di wilayah Maluku yakni di Ambon dan Ternate.
"Untuk Papua ada Mamberamo Raya dan Raja Ampat, sedangkan dua titik lain yakni di Ambon dan Ternate. Totalnya, tahun ini ada 15 titik BBM Satu Harga di seluruh Indonesia," katanya.
Menurut Isfahani, program BBM Satu Harga merupakan penugasan pemerintah kepada Pertamina untuk memastikan ketersediaan energi merata dan terjangkau di seluruh pelosok negeri.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Untuk penetapan lokasi merupakan rekomendasi dari pemerintah daerah yang disampaikan melalui regulasi resmi," ujarnya.
Dia menjelaskan Pertamina masih terus mendapatkan penugasan untuk mengembangkan distribusi energi di wilayah-wilayah baru sesuai arahan pemerintah, sehingga diharapkan target tersebut dapat tercapai.
"Kehadiran BBM Satu Harga dapat mendukung pembangunan ekonomi masyarakat di wilayah Papua dan Maluku, sekaligus mengurangi disparitas harga bahan bakar yang selama ini membebani masyarakat di daerah terpencil," katanya lagi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menambahkan Pertamina berkomitmen terus menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memastikan pemerataan akses bagi seluruh masyarakat, termasuk di Tanah Papua.
"Dengan begitu, perluasan untuk energi Merah Putih juga menjalar hingga ke daerah 3T seperti di Papua yang berbatasan dengan negara Papua Nugini, dipastikan ketersediaan energi untuk warga tetap terjamin," ujarnya lagi.
Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku memastikan gangguan jaringan telekomunikasi tidak menghambat penyaluran BBM di Tanah Papua sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan BBM.
Isfahani mengatakan berdasarkan informasi telah terjadi gangguan layanan jaringan telekomunikasi di Papua Tengah dan Papua Selatan. "Meski begitu pelayanan BBM di wilayah Papua Selatan dan Papua Tengah tetap jalan walaupun terdampak gangguan jaringan komunikasi milik PT Telkom," katanya.
Menurut Isfahani, pihaknya mengambil langkah-langkah strategis guna memastikan distribusi energi, khususnya BBM, tetap berjalan dan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
"Ada beberapa upaya utama yang dilakukan Pertamina seperti, dilakukan penyesuaian digitalisasi selama proses pemulihan jaringan berlangsung, sehingga distribusi BBM dapat terus berjalan meskipun sistem digital tidak sepenuhnya berfungsi," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!