Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Persiapan Angkutan Lebaran, Enam Kapal Pelni Masuk Dok

📅 Senin, 06 Mar 2023, 09:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Persiapan Angkutan Lebaran, Enam Kapal Pelni Masuk Dok Doc: ANTARA/Humas PT PELNI
Ket. KM Awu sedang menjalani perawatan di dok PT PAL Surabaya.

KUPANG - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero melakukan perawatan enam kapalnya pada Maret 2023 untuk memastikan seluruh armada siap menghadapi Angkutan Lebaran 2023 yang akan dimulai pada April mendatang.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI Opik Taupik dalam keterangan yang diterima Antara di Kupang, Minggu (5/3) menyatakan perawatan kapal tersebut merupakan jadwal tahunan.

"Selama menjalani perawatan, kami mohon maaf kepada para pelanggan karena tidak ada kapal pengganti. Kami imbau untuk dapat menyesuaikan jadwal perjalanan atau mencari opsi transportasi lain sampai perawatan kapal selesai dan kembali beroperasi," katanya.

Dia menyebutkan sejumlah kapal yang menjalani perawatan tersebut adalah KM Lambelu yang melayani rute Makassar - Pare Pare - Balikpapan - Pantoloan - Tarakan - Nunukan pulang pergi (PP).

KM Lambelu sendiri sudah melakukan perawatan sejak 15 Februari lalu dan sampai 25 Maret 2023. Kemudian KM Leuser yang melayani rute Makassar - Bau Bau - Wanci - Namrole - Ambon - Saumlaki - Tual - Dobo - Timika - Agats - Merauke PP yang sudah menjalani perawatan sejak 1 Maret dan selesai pada 16 Maret.

Kapal ketiga adalah KM Sinabung yang melayani rute Surabaya - Makassar - Bau Bau - Banggai - Bitung - Ternate - Bacan - Sorong - Manokwari - Biak - Jayapura pulang pergi. Kapal itu mulai menjalani perawatan pada 17 hingga 30 Maret.

Keempat adalah KM Bukit Siguntang yang melayani rute Makassar - Maumere - Lewoleba - Kupang - Lewoleba - Maumere - Makassar - Pare Pare - Balikpapan - Tarakan - Nunukan PP. Kapal itu mulai menjalani perawat 6 hingga 28 Maret.

Kapal kelima adalah adalah KM Awu yang melayani rute Surabaya - Kumai - Surabaya - Benoa- Bima - Waingapu - Ende - Kupang - Kalabahi PP. Kapal itu mulai menjalani perawatan pada 13 hingga 25 Maret.

Kapal terakhir adalah KM Nggapulu yang melayani rute Tanjung Priok - Surabaya - Makassar - Bau Bau - Ambon - Banda - Tual - Dobo - Kaimana - Fak Fak PP dan sudah mulai menjalani perawatan sejak 16 Februari dan akan berakhir pada 19 Maret.

Opik mengatakan bahwa dari enam kapal itu, lima diantaranya menjalani perawatan di dok PT PAL Surabaya dengan lama pengerjaan 14 - 45 hari. Perawatan yang dilakukan mulai dari pengecatan, perbaikan fasilitas keselamatan hingga penebalan plat kapal.

Opik menambahkan, dengan KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang menjalani perawatan bersamaan, maka trayek di wilayah tengah Indonesia akan mengalami kekosongan kapal PELNI hingga waktu perawatan keduanya selesai.

"Kami berharap pelanggan setia kami dapat menyesuaikan jadwal perjalanannya hingga kedua kapal tersebut selesai menjalani perawatan dan kembali siap melayani rute tersebut. Kami upayakan jadwal perawatan tepat waktu dan pelanggan kami dapat kembali berlayar dengan kapal PELNI," terang Opik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.