Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Permintaan Kue Lebaran Meningkat, UMKM di Bone Bolango Kebanjiran Pesanan

📅 Kamis, 12 Mar 2026, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Permintaan Kue Lebaran Meningkat, UMKM di Bone Bolango Kebanjiran Pesanan Doc: Antara
Ket. Pelaku UMKM menata kue kering di Kambungu Lo Kukisi (kampung kue) Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Rabu (11/3/2026). Pesanan kue di tempat yang memiliiki 35 UMKM kue kering tersebut melonjak drastis dari sekitar 200 stoples/bulan menjadi 3.000 stoples saat bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

Kabupaten Bone Bolango - Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) kue kering di Sentra Kue Karawo, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, mengalami lonjakan pesanan selama Ramadhan 1447 Hijriah.

Permintaan yang meningkat tajam membuat para pelaku usaha harus meningkatkan produksi untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang mempersiapkan hidangan khas menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Salah seorang pelaku UMKM Septi Viana Katili, di Gorontalo, Rabu (11/3), mengatakan jumlah pesanan kue kering pada bulan Ramadhan meningkat drastis dibandingkan hari biasa.

Ia menjelaskan bahwa pada bulan-bulan biasa di luar Ramadhan, pesanan kue kering yang diterimanya berkisar sekitar 200 stoples per bulan. Namun selama Ramadhan tahun ini, jumlah pesanan melonjak hingga sekitar 3.000 stoples.

“Pada bulan Ramadhan itu pesanan hingga hari ini sekitar 3.000 stoples,” ujar Septi.

Menurut dia, meningkatnya permintaan tersebut terjadi karena masyarakat mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menyambut Idul Fitri, termasuk kue kering yang biasanya disajikan kepada keluarga dan tamu saat lebaran.

Di Sentra Kue Karawo Bone Bolango sendiri terdapat sekitar 35 pelaku UMKM yang tergabung dan aktif memproduksi berbagai jenis kue kering. Beragam varian kue diproduksi di tempat tersebut, mulai dari kue karawo, tiramisu, cokelat, tulip, hingga berbagai jenis kue kering lainnya yang diminati masyarakat.

Harga kue kering yang dijual juga bervariasi, tergantung jenis dan ukuran stoples. Produk tersebut dipasarkan dengan harga mulai dari Rp50 ribu hingga Rp350 ribu per stoples.

Selain dipasarkan di wilayah Provinsi Gorontalo, produk kue kering dari sentra UMKM tersebut juga telah menjangkau pasar di luar daerah. Beberapa pesanan bahkan dikirim ke sejumlah kota besar seperti Manado, Kendari, Makassar, hingga Jakarta.

Septi mengatakan bahwa meningkatnya pesanan saat Ramadhan menjadi momentum penting bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas jangkauan pasar produk lokal Gorontalo.

Dengan meningkatnya permintaan setiap tahun, para pelaku usaha berharap sentra UMKM tersebut dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pusat produksi kue kering unggulan di daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

54 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.