Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perlu Ditiru, Pengunduran Diri Mahfud Wujud Integritas Penjaga Demokrasi

📅 Jumat, 02 Feb 2024, 06:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perlu Ditiru, Pengunduran Diri Mahfud Wujud Integritas Penjaga Demokrasi Doc: ANTARA/Dok pribadi
Ket. Pengamat politik FISIP Universitas Jember Dr. Muhammad Iqbal.

Jember - Perlu ditiru, pengamat politik Universitas Jember Dr. Muhammad Iqbal mengemukakan pengunduran diri Mahfud Md dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan sebagai wujud menjaga integritas kesucian penjaga demokrasi.

"Mahfud Md resmi mengumumkan dirinya mundur dari kabinet Jokowi dan pengumuman itu disebut sebagai momentum yang paling pas di selakampanyenya di Danau Tirta Gangga," kata Iqbal di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis.

Menurut ia, keputusan itu cenderung pada aspek interaksionisme simbolik. Terdapat pola dramaturgi simbolik yang hendak disampaikanMahfud berupa momentum ruang dan waktu beserta maknanya di panggung depan dan belakang arena kontestasi Pilpres 2024.

Secara ruang atau pemilihan tempat pengumuman di depan Pura di Danau Tirta Gangga, Desa Swastika Bhuana, bisa dimaknai bahwa Mahfud berpesan pentingnya menjaga "air suci" politik demokrasi demi menjaga kesuburan dan kemakmuran bangsa.

"Berdiri di tempat suci itu bisa menjadi momentum yang dianggap paling tepat untuk mengumumkan kehormatan dirinya sebagai Menko Polhukam sudah tidak dihargai oleh kekuasaan," tuturnya.

Boleh jadi Mahfud merasa selama empat tahun lebih sudah bekerja mengoordinasikan berlangsungnya iklim politik, hukum dan keamanan agar selaras dengan kemajuan demokrasi.

"Demokrasi pemilu malah mengalami kemunduran dan bahkan kematian setelah kekuasaan condong memihak dan berlaku tidak adil dalam menjaga prinsip jujur dan adilnya kontestasi pilpres," kata pakar komunikasi FISIP Unej itu.

Jika dianalogikan secara sederhana dalam perspektif kultural Madura, tambah Iqbal, rasa kehormatan dan standar etika Mahfud mungkin sedang tercabik atau terkoyak oleh kesewenangan kekuasaan.

"Secara waktu sisa dua pekan masa kampanye sebelum pemungutan suara, momentum undur diri bisa dimaknai kabinet Jokowi sedang 'dicarok' oleh Mahfud sebagai wujud menjaga integritas kesucian penjaga demokrasi," imbuh Iqbal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.