Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perjanjian Dagang RI-EU Jadi Model Baru, Jerman Beri Apresiasi

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 05:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perjanjian Dagang RI-EU Jadi Model Baru, Jerman Beri Apresiasi Doc: Antara
Ket. Menteri Luar Negeri RI Sugiono (kanan) dan Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul memberikan Pernyataan Bersama Indonesia-Jerman di Jakarta, Rabu (20/8/).

Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Johann Wadephul berharap perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Eropa (UE) dapat menjadi proyek percontohan bagi kawasan lain di masa mendatang.

Dalam pernyataan bersama dengan Menteri Luar Negeri RI Sugiono​​​​​ di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Rabu (20/8), Wadephul mengatakan perjanjian perdagangan bebas tersebut sedang dalam tahap akhir dan berupaya untuk menyelesaikannya bulan depan.

“Perjanjian ini menawarkan peluang kerja sama yang besar bagi perusahaan Jerman dan Indonesia, misalnya, di bidang energi terbarukan,” ujar Menlu Jerman itu.

Menurut dia, perusahaan Indonesia dan Jerman memandang sektor produksi baterai sebagai sektor dengan potensi masa depan yang besar, dan kedua negara telah bekerja sama dalam pendidikan, pelatihan, dan rekrutmen tenaga kerja terampil.

Ia juga menuturkan Indonesia dan Jerman telah bekerja sama dalam transisi energi dalam program Just Energy Transition Partnership (JETP), di mana Jerman telah menyumbang 1,6 miliar euro untuk program tersebut.

Selain itu, Wadephul juga akan berkunjung ke Politeknik Kesehatan (Poltekkes), perguruan tinggi negeri di bawah naungan Kementerian Kesehatan RI yang menyelenggarakan pendidikan profesi di bidang kesehatan.

Politeknik Kesehatan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI dan Goethe-Institut untuk menyelenggarakan kelas bahasa Jerman bagi mahasiswanya, yang bertujuan untuk mempersiapkan lulusan Poltekkes, terutama jurusan keperawatan, agar bisa berkarir di Jerman melalui program Ausbildung.

“Fakta bahwa keperawatan dan pelatihan bahasa berjalan beriringan di sekolah ini tentu dapat menjadi model bagi bidang rekrutmen tenaga kerja terampil lainnya,” tuturnya.

Ia mengatakan Jerman dapat memposisikan diri lebih baik untuk tenaga kerja terampil yang sangat dibutuhkan, dan tenaga kerja yang terlatih di sekolah tersebut akan memiliki peluang karier baru dan kesempatan untuk mendapatkan pijakan di Jerman.

Menlu Wadephul itu melakukan kunjungan ke Indonesia untuk pertama kalinya, di mana Indonesia juga menjadi negara Asia pertama yang dikunjungi Menlu Jerman tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.