Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peringatan Hari Pengiriman Uang Keluarga Ini Jadi Bukti Pengakuan Atas Kontribusi Pekerja Migran

📅 Minggu, 16 Jun 2024, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peringatan Hari Pengiriman Uang Keluarga Ini Jadi Bukti Pengakuan Atas Kontribusi Pekerja Migran Doc: ANTARA/Rosa Panggabean
Ket. Arsip - Para buruh migran Indonesia (BMI) yang bekerja di Hongkong mengantre di Bank BNI cabang Keswick, Hong Kong, Minggu (21/8/2016). Total pengiriman uang dari Hong Kong ke Indonesia melalui BNI Remittance hingga Juni 2016 sebanyak 35 ribu transaksi dengan nilai Rp195 miliar dan ditargetkan angka tersebut meningkat dua kali pada akhir 2016.

Jakarta - Hari Pengiriman Uang Keluarga Internasional (IDFR) bertujuan untuk mengakui kontribusi penting para pekerja migran terhadap kesejahteraan keluarga mereka yang tinggal di kampung halaman serta terhadap pembangunan ekonomi di negara asal mereka.

Mengutip dari laman un.org, Minggu, tema kampanye IDFR tahun 2023-2024 adalah "Remitansi digital menuju inklusi keuangan dan pengurangan biaya" yang menyoroti dampak positif digitalisasi dalam mengurangi biaya, meningkatkan akses, dan memajukan inklusi keuangan.

Inisiatif ini mengakui kontribusi para migran dan menekankan perlunya memastikan inklusivitas dan akses terhadap pengiriman uang digital dan layanan keuangan untuk semua, sejalan dengan nilai universal SDGs yaitu "tidak meninggalkan siapa pun".

Remitansi memiliki dampak yang sangat besar, terutama di negara berkembang.

Selain membantu keluarga penerima untuk memenuhi kebutuhan dasar, remitansi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi lokal.

Uang yang dikirim sering kali digunakan untuk memulai usaha kecil, yang pada gilirannya menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, remitansi juga berperan dalam mengurangi ketidaksetaraan dan meningkatkan inklusi keuangan.

Dalam konteks global, remitansi merupakan sumber pendapatan yang signifikan bagi banyak negara berkembang, sering kali melebihi bantuan pembangunan resmi dan investasi asing langsung.

Oleh karena itu, mendukung pengiriman uang yang aman, murah, dan efisien menjadi sangat penting untuk memaksimalkan manfaatnya.

Hari Pengiriman Uang Keluarga Internasional diperingati setiap tahun pada tanggal 16 Juni, yang diinisiasi oleh Dana Internasional untuk Pengembangan Pertanian (IFAD) dan diakui oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa pada tahun 2018.

Hari Pengiriman Uang Keluarga Internasional merupakan momen penting untuk menghargai kontribusi para pekerja migran terhadap keluarga dan masyarakat mereka.

Melalui berbagai kegiatan yang diadakan setiap tahun, IDFR membantu meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya remitansi dan mendorong tindakan konkret untuk mendukung para pekerja migran dan keluarga mereka.

Pengakuan dan dukungan yang diberikan pada hari ini diharapkan dapat memperkuat dampak positif remitansi terhadap kesejahteraan keluarga dan pembangunan ekonomi di negara asal mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

50 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.