Peringatan Dini BMKG: Sumatera Utara Berpotensi Dilanda Hujan dan Angin Kencang
📅 Minggu, 24 Agu 2025, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Medan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat waspada potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang yang dapat disertai angin kencang dan petir di Sumatera Utara pada Senin (25/8) yang dapat menyebabkan banjir dan longsor.
"Waspadai hujan dengan intensitas sedang yang disertai petir dan angin kencang di pegunungan, lereng timur, pantai timur Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologis berupa banjir dan longsor," kata Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan Putri Diana di Medan, Minggu (24/8).
Ia mengatakan secara umum cuaca di Sumatera Utara pada Senin (25/8) pagi rata rata berawan, sementara siang hingga sore berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang Binjai, Labuhanbatu Utara, Langkat, dan Asahan.
Sementara pada malam hari masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di Langkat serta pada dini hari berpotensi hujan ringan di Nias Barat
Suhu udara berkisar 14-36 derajat Celsius, kelembaban udara 59-89 persen dan angin berembus dari selatan hingga barat daya dengan kecepatan 4 sampai 10 km per jam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Prakirawan Stasiun Meteorologi Stasiun Martitim Belawan, Medan, Indah Riandiby, mengatakan sejumlah perairan di Sumatera Utara berpotensi dilanda gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter pada 24 hingga 27 Agustus 2025.
Gelombang tinggi berpotensi terjadi di perairan Kepulauan Batu, perairan barat Kepulauan Batu, perairan barat Sumatera Utara, perairan barat Kepulauan Batu dan perairan timur Kepulauan Nias.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bertiup dari selatan hingga barat daya dengan kecepatan berkisar 4-25 knot , sedangkan wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 4-25 knot.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka bagian utara, Samudra Pasifik Utara, Maluku, hingga Papua dan Laut Arafuru.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!