Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setelah Selat Hormuz, Kini Giliran Yaman Ancam Tutup Jalur Laut Merah

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 22:10 WIB | Oleh:
Setelah Selat Hormuz, Kini Giliran Yaman Ancam Tutup Jalur Laut Merah Doc: AFP

MOSKOW - Gerakan Ansar Allah Yaman, dikenal sebagai Houthi, masih mempertimbangkan untuk memblokir Selat Bab al-Mandeb yang dapat membuat harga minyak melonjak tajam, kata Mohammed Mansour, deputi menteri informasi di pemerintahan Houthi.

"Ini masih harus diputuskan. Kami masih membahas rencana aksi bersama dengan saudara-saudara Iran kami. Hal terpenting adalah memperjelas kepada musuh-musuh kami bahwa kami tidak akan pernah menyerah," kata Mansour kepada portal berita Italia, InsideOver, Senin (30/3), menjawab tentang pemblokiran selat di lepas pantai Yaman.

Mansour menambahkan bahwa Eropa juga harus memahami bahwa jika mereka terus menjadi musuh Poros Perlawanan, maka pihaknya akan menaikkan harga minyak hingga 200 dolar AS (sekitar Rp3,4 juta) per barel dan mencekik perekonomian Eropa.

Selat Bab al-Mandeb merupakan jalur sempit strategis yang menghubungkan Laut Merah dan Samudra Hindia. Terkait konflik Iran, wilayah tersebut menjadi penting karena berpotensi terganggu oleh kelompok sekutu Iran, sehingga mengancam jalur perdagangan dan distribusi minyak global.

Pada akhir Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika di Timur Tengah.

Eskalasi ketegangan di sekitar Iran telah menyebabkan blokade de facto terhadap Selat Hormuz, jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.

Blokade tersebut juga berpengaruh terhadap tingkat ekspor dan produksi minyak di kawasan tersebut. Akibatnya, harga bahan bakar meningkat di sebagian besar negara di dunia. Ant/Sputnik/RIA Novosti

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.