Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peraih Nobel Sastra Louise Gluck Meninggal Dunia karena Kanker

📅 Sabtu, 14 Okt 2023, 13:48 WIB | Oleh:
Peraih Nobel Sastra Louise Gluck Meninggal Dunia karena Kanker Doc: AP/Susan Walsh
Ket. Penyair Louise Gluck di acara penyerahan Medali Kemanusiaan Nasional di Ruang Timur Gedung Putih di Washington pada 22 September 2016. Kematian Glück dikonfirmasi pada Jumat, 13 Oktober 2023, oleh Jonathan Galassi, editor di Farrar, Straus & Giroux.

Penyair terkenal Amerika dan peraih Nobel bidang sastra Louise Glück meninggal dunia pada usia 80 tahun.

BBC melaporkan, Gluck menerima Nobel pada 2020, menjadikannya penyair Amerika pertama yang memenangkan penghargaan tersebut sejak TS Eliot lebih dari 70 tahun lalu.

Puisi-puisinya sering berbicara tentang trauma dan kekecewaan, yang paling terkenal "Mock Orange", mempertanyakan nilai cinta dan seks.

Kematian Glück dikonfirmasi oleh penerbitnya pada hari Jumat (13/10).

"Puisi Louise Gluck menyuarakan kebutuhan kita akan pengetahuan dan koneksi di dunia yang seringkali tidak dapat diandalkan," kata editor lamanya, Jonathan Galassi, dalam sebuah pernyataan."Karyanya abadi."

Seorang teman mengatakan kepada New York Times, dia meninggal karena kanker di rumahnya di Cambridge, Massachusetts.

Glück adalah penyair AS dari tahun 2003 hingga 2004 dan terakhir bekerja sebagai profesor bahasa Inggris di Universitas Yale dan profesor puisi di Universitas Stanford.

Dia dianugerahi hampir semua penghargaan yang diharapkan para penyair Amerika.

Para juri Nobel pada 2020 memujinya karena "suara puitisnya yang khas, dengan keindahannya yang luar biasa membuat keberadaan individu menjadi universal".

Dia memenangkan Hadiah Pulitzer pada 1993 untuk koleksinya "The Wild Iris", sebuah buku puisi yang mengangkat tema penderitaan, kematian, dan kelahiran kembali.

Penghargaan lainnya antara lain Bollingen Prize for Poetry tahun 2001, Wallace Stevens Award yang diberikan pada 2008, National Book Award pada 2014, dan National Humanities Medal yang diberikan pada 2015 oleh Barack Obama.

Glück, yang namanya diucapkan "Glick", lahir pada 1943 di New York, dan menerbitkan lebih dari selusin buku puisi sepanjang hidupnya.

Karya-karyanya pendek dan berfokus pada kenyataan menyakitkan sebagai manusia, mengangkat tema-tema seperti kematian, masa kanak-kanak, dan kehidupan keluarga.

Ia juga mengambil inspirasi dari mitologi Yunani dan tokoh-tokohnya, seperti Persephone dan Eurydice, yang kerap menjadi korban pengkhianatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.