Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Imbau Warga Waspadai Rob dan Hujan Lebat saat Lebaran 2026 di Jabar

📅 Jumat, 20 Mar 2026, 03:23 WIB | Oleh:
BMKG Imbau Warga Waspadai Rob dan Hujan Lebat saat Lebaran 2026 di Jabar Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Ket. Situasi arus mudik di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan pemudik dan masyarakat umum untuk mewaspadai potensi banjir rob hingga hujan lebat yang diprediksi terjadi saat puncak masa libur Idul Fitri 1447 Hijriah, Maret 2026 ini.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung Teguh Rahayu di Bandung, Kamis, mengungkapkan ancaman banjir pesisir itu diprediksi muncul pada 19 Maret dan 22 Maret 2026 akibat fenomena bulan baru dan jarak terdekat bumi-bulan (perigee).

Selain rob, pemudik di Jawa Barat diminta mengatur waktu perjalanan pada pagi hingga siang hari guna menghindari hujan lebat yang dominan turun pada sore dan malam hari.

"Operasi modifikasi cuaca dilaksanakan secara situasional dan berbasis kebutuhan untuk menekan intensitas curah hujan di wilayah berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi," ujar Rahayu.

BMKG memetakan wilayah dengan curah hujan tinggi selama periode Lebaran meliputi Majalengka, Kuningan bagian barat daya, sebagian Sumedang, dan Subang bagian tenggara.

Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Jawa Barat diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.

Risiko Gerakan Tanah

Senada dengan BMKG, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hadi Wijaya menegaskan bahwa musim hujan yang masih berlangsung meningkatkan risiko gerakan tanah di lereng curam dan batuan vulkanik lapuk.

"Ada lima titik rawan longsor di Jawa Barat yang perlu diwaspadai, yakni Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, dan Garut," kata Hadi.

PVMBG memberikan peringatan khusus bagi pemudik yang melintasi Jalur Puncak, Jalan Raya Cibadak-Sukabumi, jalur Garut Selatan, serta rute wisata Lembang-Maribaya-Subang.

Jalur-jalur tersebut dinilai memiliki kerawanan tinggi terhadap longsor, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Masyarakat diimbau untuk mengenali tanda awal longsor seperti munculnya retakan pada lereng, guguran batu kecil, hingga pohon yang mulai miring.

Pemudik disarankan tetap menggunakan jalur utama, menghindari berhenti di bawah tebing saat hujan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan jika terjadi pengalihan jalur. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.