Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penyintas Bom Nagasaki Desak Penghapusan Senjata Nuklir di Pertemuan PBB

📅 Selasa, 28 Nov 2023, 12:08 WIB | Oleh:
Penyintas Bom Nagasaki Desak Penghapusan Senjata Nuklir di Pertemuan PBB Doc: Kyodo
Ket. Sueichi Kido (tengah) menyampaikan pidato pada sesi Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir di New York pada 27 November 2023.

NEW YORK - Seorang laki-laki berusia 83 tahun yang selamat dari bom atom AS di Nagasaki Jepang pada Senin (27/11) menyerukan penghapusan senjata nuklir dalam pidatonya pada awal pertemuan lima hari PBB di New York.

"Kita dihadapkan pada peningkatan risiko perang nuklir" dan kehancuran di Ukraina dan Jalur Gaza mengingatkan kita pada penderitaan yang disebabkan oleh serangan bom atom tahun 1945," kata Sueichi Kido pada sesi Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir, dikutip Kyodo.

Perjanjian yang mulai berlaku pada Januari 2021, beranggotakan 69 negara dan wilayah pada awal November. Namun pihak-pihak tersebut tidak termasuk negara-negara yang memiliki senjata nuklir.

Jepang, satu-satunya negara yang pernah diserang dengan bom atom, bukan bagian dari perjanjian tersebut dan tidak mengirimkan perwakilannya pada pertemuan pertama para pihak tahun lalu di Wina serta pertemuan kedua yang sedang berlangsung.

Kido, sekretaris jenderal Organisasi Penderita Bom A dan H Konfederasi Jepang, juga mengatakan perang nuklir hanya akan membawa kematian.

Para pihak dalam perjanjian akan membahas isu-isu seperti bagaimana memverifikasi penghapusan senjata nuklir melalui organisasi internasional di masa depan dan membantu para penyintas bom atom dan orang-orang yang terkena dampak uji coba nuklir, sebelum mengadopsi deklarasi pada hari Jumat.

"Risiko penggunaan senjata nuklir yang disengaja atau tidak disengaja saat ini lebih besar dibandingkan sebelumnya," kata Juan Ramon de la Fuente, mantan duta besar Meksiko untuk badan dunia yang memimpin pertemuan tersebut, pada sesi hari Senin.

Izumi Nakamitsu, wakil sekretaris jenderal PBB dan perwakilan tinggi untuk urusan pelucutan senjata, mengatakan, "Meningkatnya ketegangan geopolitik bukanlah alasan untuk menunda kemajuan dalam tujuan kita bersama yaitu dunia yang bebas senjata nuklir."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.