Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penguatan Kolaborasi, BPIP Ajak Perguruan Tinggi Lakukan Riset tentang Pancasila

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penguatan Kolaborasi, BPIP Ajak Perguruan Tinggi Lakukan Riset tentang Pancasila Doc: ANTARA/istimewa
Ket. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Yudian Wahyudi.

Jakarta - Penguatan kolaborasi, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengajak perguruan tinggi untuk terus melakukan riset tentang Pancasila.

"Kami jalan ke kampus-kampus, sosialisasi, dan sekaligus mengajak kerja sama untuk melalukan penelitian," katanya di Jakarta, Kamis.

Hal itu disampaikan Yudian usai menghadiri Sidang Terbuka Promosi Doktor I Wayan Sudirta di Kampus Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia (UKI).

Sudirta mengikuti sidang doktor dengan disertasi berjudul "Rekonstruksi Pemahaman atas Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara".

Yudi menyatakan disertasi itu sangat penting karena adanya pelurusan sejarah tentang siapa penggali Pancasila yang sudah dibuktikan secara dokumenter sejarah.

"Ada ajakan merekonstruksi dalam rangka pembumianPancasila. Akan dikerjasamakan bersama BPIP agar bisa dibumikan bersama-sama di Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI I Wayan Sudirta dalam kesimpulan disertasinya menjelaskan untuk mengembalikan penafsiran Pancasila pada ide awal Soekarnoketika menggali Pancasila dalam pidatonya pada 1 Juni 1945.

"Pancasila harus menjadi rujukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu perlu penguatan peran BPIP," katanya.

Selain itu, katanya, perlu penelitian lanjutan mengenai pengaruh nilai-nilai Pancasila pada konstitusi maupun undang-undang yang ada.

Sudirtamengungkapkan rencana pembentukan laboratorium pengkajian Pancasila (labkaji) karena kalau upaya pembumianPancasila tidak ada lembaga yang menyosialisasikankepada masyarakat maka hal itu hanya menjadi satu gagasan saja.

"Lembaga-lembaga ini diharapkan dapat menjelaskan Pancasila agar lebih mudah diterima generasi muda dan masyarakat," harapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

55 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.