Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penguatan Kinerja, Kemenko PMK Tekankan Pentingnya Pemutakhiran Data Kemiskinan Ekstrem

📅 Senin, 17 Apr 2023, 00:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penguatan Kinerja, Kemenko PMK Tekankan Pentingnya Pemutakhiran Data Kemiskinan Ekstrem Doc: ANTARA/Wuryanti Puspitasari
Ket. Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK Ade Rustaman (kanan).

Jakarta - Penguatan kinerja. Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menekankan pentingnya pemutakhiran data sasaran untuk mendukung upaya penghapusan kemiskinan ekstrem.

"Perbaikan dan pemutakhiran data sasaran menjadi salah satu kunci utama dalam upaya penghapusan kemiskinan ekstrem," kata Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK Ade Rustama dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Ade menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan untuk menghapuskan kemiskinan ekstrem dari empat persen atau 10,86 juta jiwa pada tahun 2021 menjadi nol persen pada tahun 2024.

"Pemerintah pada saat ini sedang fokus pada upaya untuk mencapai target penghapusan kemiskinan ekstrem pada tahun 2024, dengan cara melakukan upaya penurunan kemiskinan ekstrem sebesar 1 persen setiap tahun," katanya.

Berbagai strategi, kata dia, terus dilakukan di antaranya melalui perbaikan dan pemutakhiran data sasaran, optimalisasi konvergensi program melalui peran CSR dan partisipasi masyarakat, serta pemantauan dan pengawasan program percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem secara berkala.

"Pemerintah terus menggencarkan berbagai strategi dalam rangka menangani persoalan kemiskinan ekstrem di berbagai daerah," katanya.

Ade menambahkan bahwa keluarga miskin ekstrem akan menerima program bansos reguler melalui sinkronisasi data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Berdasarkan data yang ada, program bantuan sosial reguler telah berhasil tersalurkan sebanyak 95 persen lebih pada tahun 2022," katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan konvergensi program penangananstuntingdan kemiskinan ekstrem.

"Konvergensi program dengan melibatkan semua pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam penghapusan kemiskinan ekstrem dan penurunan angkastunting," katanya.

Muhadjir menjelaskan bahwa permasalahanstuntingdan kemiskinan ekstrem saling beririsan sehingga upaya penanganan yang dilakukan dapat berjalan simultan dan berkesinambungan.

Konvergensi program, kata dia, merupakan pendekatan penyampaian intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terintegrasi, dan bersama-sama untuk mencegahstuntingdan sekaligus menghapus kemiskinan ekstrem kepada sasaran prioritas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.