Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peneliti dari Stanford University Paparkan Hasil Penelitian Soal Sampah dan Penyakit di Unhas Makassar

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 09:35 WIB | Oleh:
Peneliti dari Stanford University Paparkan Hasil Penelitian Soal Sampah dan Penyakit di Unhas Makassar Doc: FKM Unhas
Ket. Seorang peneliti dari Stanford University, AS Morgan Tarpenning bersama mahasiswa baru Universitas Hasanuddin.

MAKASSAR - Seorang peneliti dari Stanford University, Amerika Serikat (AS) memaparkan penyakit yang ditularkan nyamuk pada Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas).

Melalui keterangan resmi di Makassar, Rabu (13/8), peneliti Morgan Tarpenning memaparkan hasil penelitiannya di Makassar yang mengungkap hubungan distribusi sampah dengan risiko penyakit yang ditularkan nyamuk, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Zika, dan Chikungunya.

"Kami menggunakan teknologi drone, teknologi ini memungkinkan deteksi lokasi yang sulit dijangkau oleh metode survei berjalan, termasuk ban bekas yang ditemukan di atap bangunan," urainya.

Ia mengatakan hasil awal menunjukkan bahwa metode drone mampu mengidentifikasi ban bekas 2,4 kali lebih banyak dibandingkan metode survei darat, dengan 22 persen diantaranya berada di lokasi yang sebelumnya tidak terpantau.

Data tersebut sangat penting, kata dia, untuk membantu pemerintah dan masyarakat mengarahkan sumber daya kesehatan serta program pengelolaan sampah secara lebih efektif.

"Melalui drone juga tim peneliti memetakan titik-titik sampah yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti," katanya.

Selain pemetaan visual, lanjutnya, penelitian ini juga mengumpulkan data kualitatif melalui wawancara mendalam dengan 25 ibu rumah tangga di Kecamatan Tallo, serta menganalisis sekitar 500 data survei dari kolaborasi Unhas dan Stanford University.

Pendekatan ini bertujuan memahami persepsi, praktik, serta tantangan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga dan komunitas, baik pada musim kemarau maupun musim hujan.

Sepanjang sesi, mahasiswa baru tampak antusias menyimak dan aktif mengajukan pertanyaan.

Dekan FKM Unhas Prof Sukri Palluturi menyebut kehadiran Morgan sebagai narasumber internasional memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa baru, tidak hanya dalam memahami permasalahan kesehatan lingkungan, tetapi juga bagaimana teknologi dan penelitian lapangan dapat berpadu untuk melahirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Kegiatan ini menjadi salah satu suplemen materi PKKMB yang memperkaya wawasan mahasiswa baru FKM Unhas, sekaligus memperkuat komitmen fakultas dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan, inovatif, dan berdampak bagi kesehatan masyarakat," urainya.

Peneliti asal AS ni merupakan penerima Fulbright Research Fellow dan Merigan Infectious Disease Fellow dari Stanford University yang melakukan penelitian di Kota Makassar, Sulsel dan secara khusus hadir di hadapan para mahasiswa baru FKM Unhas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

46 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.