Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pendaki Wanita Asal Belgia Jatuh di Gunung Rinjani, Berhasil Dievakuasi

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 16:05 WIB | Oleh:
Pendaki Wanita Asal Belgia Jatuh di Gunung Rinjani, Berhasil Dievakuasi Doc: ANTARA/HO-Balai TNGR NTB.
Ket. Tim gabungan saat melakukan evakuasi terhadap seorang pendaki yang mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat di Mataram, Minggu (5/4).

MATARAM -- Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menyatakan korban kecelakaan di kawasan jalur pendakian Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah dievakuasi.

"Dengan semangat gotong royong, korban berhasil dibawa ke shelter darurat di Pelawangan Sembalun untuk penanganan awal," kata Kepala Pengendali Ekosistem Hutan Balai TNGR NTB Budi Soesmardi di Mataram, Minggu.

Ia mengatakan peristiwa kecelakaan yang dialami oleh salah satu pengunjung wanita yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Belgia JMVA (25 ) di jalur turun menuju Danau Segara Anak, jalur pendakian Sembalun pada Sabtu (4/4).

"Korban mengalami cedera pada pergelangan kaki yang mengakibatkan kesulitan berjalan," katanya.

Ia mengatakan begitu informasi diterima, tim segera bergerak cepat dan melakukan koordinasi dengan tim evakuasi, guide bersama porter di lapangan untuk memastikan korban mendapatkan penanganan terbaik.

Perjuangan belum berhenti di sana, tim evakuasi terus bergerak menembus jalur hingga akhirnya korban berhasil dievakuasi menuju Puskesmas Sembalun, dan selanjutnya dirujuk ke rumah sakit di Mataram untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

"Korban telah diberikan pertolongan medis," katanya.

Pihaknya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh tim yang terlibat, di antaranya petugas TNGR, Asuransi Kita Bisa (EMHC), guide, dan porter atas dedikasi serta respons cepatnya.

"Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua selalu utamakan keselamatan, persiapkan fisik dan perlengkapan dengan matang," katanya.

Pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bijak dan saling peduli saat menikmati keindahan alam.

"Mari tetap menjaga ekosistem kawasan Gunung Rinjani," katanya.

Sebelumnya, Balai TNGR menyatakan jalur pendakian di Gunung Rinjani resmi dibuka sejak 1 April setelah sebelumnya ditutup pada hujan pada Januari -Maret 2026.

Penutupan sementara tersebut bertujuan guna menjaga ekosistem kawasan Gunung Rinjani dan peningkatan fasilitas pendukung untuk peningkatan keselamatan pendakian di kawasan Gunung Rinjani.

Like, Share, Comment:

Komentar (6)

Oppo A16
Oppo A16
05 Apr 2026, 16:28 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Oppo A16
Oppo A16
05 Apr 2026, 16:28 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Oppo A16
Oppo A16
05 Apr 2026, 16:28 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Dedi Herlangga
Dedi Herlangga
05 Apr 2026, 23:52 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Dedi Herlangga
Dedi Herlangga
05 Apr 2026, 23:54 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Dedi Herlangga
Dedi Herlangga
05 Apr 2026, 23:55 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

27 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.