Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Papua Tengah Percepat Kualitas Layanan Kinerja Kepegawaian

📅 Senin, 01 Sep 2025, 19:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Papua Tengah Percepat Kualitas Layanan Kinerja Kepegawaian Doc: ANTARA
Ket. Foto bersama setelah pembukaan kegiatan FGD percepatan penerapan sistem manajemen kerja kepada seluruh pimpinan BKD di delapan kabupaten yang berlangsung di Kabupaten Mimika pada Selasa (26/8/2025).

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mempercepat kualitas pelayanan kinerja kepegawaian dengan meningkatkan pengetahuan aparatur sipil negara (ASN) setempat dalam memahami proses penyusunan e-kinerja.

Staf Ahli Gubernur bidang Kemasyarakatan Sumber Daya Manusia dan Pengembangan otonomi khusus (Otsus) Provinsi Papua Tengah, Ukkas, dalam siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Senin (01/9), mengatakan pihaknya meminta kepada seluruh pimpinan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di delapan kabupaten yang ada di daerah ini harus memanfaatkan aplikasi e-kinerja untuk pengelolaan kinerja ASN mulai dari penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) hingga penilaian SKP menjadi lebih mudah, efektif, efisien, dan akuntabel.

"Kemudian percepatan layanan kepegawaian seperti layanan kenaikan pangkat dan layanan pemberhentian yang terintegrasi dengan sistem informasi ASN tanpa perlu mengunggah dokumen atau melakukan penyelarasan data penilaian kinerja dan dasar pembayaran tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan pegawai (TPP) dengan cepat dan mudah," katanya.

Menurut Ukkas, sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 6 tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara memuat substansi perencanaan kinerja pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaksanaan, pemantauan, dan pembinaan kinerja pegawai ASN, penilaian kinerja pegawai ASN dan tindak lanjut hasil evaluasi kinerja pegawai ASN.

"Seiring dengan perencanaan strategis instansi pemerintah, organisasi dan tata kerja, uraian jabatan dan SKP atasan langsung, untuk mewujudkan keberhasilan pembangunan nasional, maka tentunya diperlukan rencana pembangunan yang berkualitas melalui kebijakan yang mendukung pencapaian tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Regional IX Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jayapura Hardianawati meminta agar seluruh pimpinan BKD di Papua Tengah bisa mengarahkan kepada semua pejabat untuk menilai secara obyektif SKP kepada para staf

"Kami melihat penilaian SKP ini dilakukan pejabat masih belum obyektif dan hanya formalitas apalagi ini terkait kenaikan pangkat," katanya.

Dia menjelaskan persoalan lain yang dihadapi dalam penerapan layanan e-kinerja ialah masalah sarana teknologi informasi pendukung terutama di sejumlah kabupaten pelosok.

"Oleh karena itu kami meminta komitmen kepala daerah untuk menyediakan layanan internet dan peningkatan kompetensi pengelola kepegawaian guna mendukung layanan kepegawaian," ujarnya.

Sekadar untuk diketahui Pemprov Papua Tengah melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat telah melaksanakan Fokus Group Discussion (FGD) percepatan penerapan sistem manajemen kerja kepada seluruh pimpinan BKD di delapan kabupaten yang berlangsung di Kabupaten Mimika pada Selasa (26/8).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.