Pemprov Kalteng: Hasil 'shrimp estate' menggembirakan
📅 Selasa, 28 Mei 2024, 16:00 WIB | Oleh: Arif
Doc: ANTARA/HO-Dislutkan Kalteng
Palangka Raya - Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyebutkan pengembangan "shrimp estate" atau klaster tambak udang vaname di wilayah pesisir Kabupaten Sukamara memberikan hasil yang menggembirakan.
"Kondisi ini bisa kita lihat dari hasil pelaksanaan panen parsial yang telah dilaksanakan sebanyak dua kali dalam beberapa waktu terakhir," kata Kepala Dislutkan Kalteng Darliansjah di Palangka Raya, Selasa.
Berdasarkan laporan Tim Dislutkan yang ikut melakukan panen parsial, pada panen pertama didapat sebanyak 4.776,26 kilogram atau sekitar 4,7 ton lebih udang vaname dengan ukuran 74 ekor per kilogram yang berasal dari sembilan petak kolam dengan jumlah tebar per kolam 264.000 ekor.
Kemudian pada panen parsial kedua didapat sebanyak 4.801 kilogram atau sekitar 4,8 ton lebih udang vaname dengan ukuran 63-75 ekor per kilogram yang berasal dari klaster D sebanyak tiga kolam dengan umur udang 84 hari dan kluster C sebanyak dua kolam dengan umur 72 hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Panen parsial dilakukan untuk mengurangi kepadatan populasi udang pada siklus budi daya yang sedang berlangsung, hingga pada akhirnya pertumbuhan udang dapat semakin meningkat.
"Panen parsial dilaksanakan sebelum pada akhirnya panen total digelar yang diperkirakan pada size (ukuran) 20-25 ekor per kilogram," jelasnya.
Rencananya panen parsial lanjutan tersebut kembali dilakukan pada Rabu (29/5) besok. Kemudian berdasarkan perhitungan tim, panen total perdana dilakukan sekitar 1-4 Agustus 2024.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun hasil panen parsial dari "shrimp estate" ini telah dipasarkan ke PT. Bahari Makmur Sejati (BMS) di wilayah Serang, Banten dengan harga Rp54.000 per kilogram untuk rata-rata ukuran 79 dengan nilai penjualan sebesar Rp257.918.040.
Darliansjah memaparkan pengembangan Shrimp Estate BERKAH merupakan gagasan Gubernur Sugianto Sabran yang dikembangkan Pemprov Kalteng di Desa Sei Raja Kabupaten Sukamara.
"Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha perikanan, meningkatkan kontribusi Pendapatan Asli Daerah, menyerap tenaga kerja lokal, dan produksi udang vaname Kalimantan Tengah bisa menjadi komoditas ekspor andalan nasional," tegasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!