Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Gorontalo Tegaskan Komitmen Budaya Antikorupsi Lewat Biro Pengadaan Barang dan Jasa

📅 Selasa, 21 Okt 2025, 11:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Gorontalo Tegaskan Komitmen Budaya Antikorupsi Lewat Biro Pengadaan Barang dan Jasa Doc: Antara Foto
Ket. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Gorontalo di Kota Gorontalo, Senin (20/10/2025).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo berkomitmen tinggi melestarikan budaya antikorupsi, seperti dalam kegiatan yang dilaksanakan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro PBJ Provinsi Gorontalo Richie Z Abdullah di Gorontalo, Senin mengatakan pihaknya menyosialisasikan tentang Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 dan Peraturan Gubernur Nomor 25 Tahun 2025, diintegrasikan dengan penguatan budaya antikorupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Sosialisasi dalam rangka memperkuat pemahaman aparatur pemerintah terhadap regulasi terbaru yakni Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pemanfaatan E-Katalog Versi 6.0 Mini Kompetensi dan Peraturan Gubernur Nomor 25 Tahun 2025.

Ditambah tujuan penting lainnya, yaitu meningkatkan integritas ASN dalam membangun budaya antikorupsi.

"Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman terkait regulasi terbaru agar dalam implementasinya berjalan selaras di seluruh organisasi perangkat daerah Provinsi Gorontalo. Juga untuk meningkatkan kapasitas dan integritas ASN dalam membangun budaya antikorupsi," kata Richie.

Gubernur Gorontalo diwakili oleh Pelaksana Tugas Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Jamal Nganro mengatakan pentingnya tiga pilar yang menjadi landasan dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa.

Ketiga pilar yaitu transformasi digital, harmonisasi kebijakan daerah, serta membangun benteng integritas dan budaya antikorupsi.

"Seluruh kemajuan digitalisasi dan harmonisasi regulasi akan sia-sia tanpa integritas ASN. Dengan kolaborasi, komitmen dan pemanfaatan teknologi yang cerdas, kita mampu menjadikan Provinsi Gorontalo sebagai pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel dan melayani,” kata Jamal.

Ia pun mengapresiasi capaian Provinsi Gorontalo dalam penyerapan APBD Tahun Anggaran 2025, yang berhasil masuk dalam tiga besar nasional penyerapan anggaran, berada di bawah Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

30 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.