Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Buka Peluang Investasi bidang Pertanian dan Peternakan di Sulsel

📅 Minggu, 21 Des 2025, 06:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov DKI Buka Peluang Investasi bidang Pertanian dan Peternakan di Sulsel Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menerima cendramata dari Gubernur DKI Pramono Anung saat berkunjung ke Jakarta terkait penguatan kolaborasi.

MAKASSAR – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang menjajaki peluang investasi di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam keterangannya diterima di Makassar, Sabtu (20/12), mengatakan Pemprov DKI Jakarta membuka peluang investasi sebagai bagian dari kerja sama jangka panjang yang berorientasi pada ketahanan pangan nasional.

“Kita mengetahui bersama bahwa Sulawesi Selatan memiliki produksi ikan dan pertanian yang luar biasa," katanya.

Karena itu, dia sudah meminta Biro Kerja Sama Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi DKI Jakarta untuk mendalami peluang tersebut. Jika memungkinkan, seperti daerah lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersedia untuk berinvestasi di sektor-sektor itu.

Pramono juga menyambut baik kunjungan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan menyebut Pemprov DKI Jakarta membuka ruang kerja sama dan pengembangan berbagai sektor strategis bersama Sulsel terutama di bidang kepegawaian, birokrasi, pertanian dan peternakan.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan pentingnya membangun kerja sama jangka panjang, khususnya dalam penguatan sektor pangan serta peningkatan tata kelola pemerintahan.

Menurut dia, sinergi antardaerah sangat diperlukan untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan, baik dari sisi ketahanan pangan, birokrasi hingga pemanfaatan teknologi informasi.

Kedua pihak membahas kerja sama antardaerah yang berkelanjutan, mulai dari penguatan sektor pangan hingga jangka panjang.

"Termasuk kolaborasi di bidang birokrasi, pertanian, peternakan, IT, BUMD serta pengembangan sistem aplikasi pemerintahan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa Sulsel memiliki keunggulan komparatif sebagai salah satu lumbung pangan nasional, sementara DKI Jakarta memiliki kekuatan pada aspek manajemen, pembiayaan dan teknologi.

“Kami berharap kolaborasi ini mampu menciptakan ekosistem pembangunan yang saling melengkapi dan berdampak langsung bagi masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.