Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Bengkulu Rampungkan 4 Rumah Korban Gempa, Gubernur Tinjau Lokasi

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Bengkulu Rampungkan 4 Rumah Korban Gempa, Gubernur Tinjau Lokasi Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memantau progres pemulihan pascagempa di Kota Bengkulu, Minggu.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan sebanyak 4 dari 42 rumah  warga Kota Bengkulu yang terdampak gempa bumi pada 23 Mei 2025 telah rampung dibangun.

"Empat rumah rusak berat sudah selesai kita bangun. Akan ada tambahan dua rumah lagi yang segera kita bangunkan," kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, Minggu.

Gubernur Helmi Hasan menyampaikan hal tersebut usai meninjau langsung progres pembangunan rumah warga korban gempa di Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu, Minggu.

Helmi menyampaikan 4 rumah yang selesai dibangun itu dikerjakan dengan menggunakan dana galangan yang dihimpun Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Dia menyoroti bantuan penanganan pasca-bencana semestinya bisa dilakukan secara cepat dan efisien. Dia menyebutkan adanya ketidaksesuaian teknis dalam penyaluran bantuan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu terhadap rumah-rumah yang mengalami kerusakan ringan dan sedang.

“Harusnya rumah yang rusak sedang dan ringan itu uangnya saja yang dikasih. Nanti pertanggungjawabannya seperti apa, pemilik rumah cukup menunjukkan bukti pembelian, seperti beli semen berapa, beli seng berapa," kata dia.

Namun, menurut Helmi BPBD Kota memilih untuk melakukan proses lelang dalam pengadaan barang. Padahal, lanjut dia proses tersebut justru memperlambat penanganan.

"Kalau lelang, tentu lama. Sudahlah, kita ingin uang itu betul-betul bermanfaat maksimal. Supaya kerjanya cepat dan tidak saling tunggu, ini kan masih banyak rumah yang belum tersentuh," katanya.

Helmi juga meminta korban gempa ikut lebih proaktif menyampaikan perkembangan pembangunan rumah mereka secara langsung kepada dirinya. Hal tersebut dilakukan agar proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.

"Kalau ada masalah di lapangan laporkan langsung ke saya, supaya cepat kita atasi," kata dia.

Pada saat pendataan pasca-gempa Mei 2025 lalu, pemerintah daerah mencatat terdapat 155 bangunan yang mengalami kerusakan, dengan rincian kerusakan berat, sedang, hingga ringan. Dari jumlah tersebut, 42 rumah mengalami rusak berat dan harus dirobohkan.

Meski tidak ada korban jiwa akibat gempa, satu orang dilaporkan meninggal karena serangan jantung yang tidak berkaitan langsung dengan bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.