Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Lakukan Program Pemberdayaan ke Pedagang Kaki Lima di Garut yang Direlokasi

📅 Senin, 05 Agu 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Lakukan Program Pemberdayaan ke Pedagang Kaki Lima di Garut yang Direlokasi Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Garut
Ket. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Garut Ridwan Effendi (kanan) melakukan pertemuan dengan pedagang kaki lima di Garut.

Garut - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, melakukan program pemberdayaan seperti pendampingan usaha, perizinan usaha, sertifikasi halal, maupun akses bantuan modal, kepada ratusan pedagang kaki lima (PKL) wilayah perkotaan yang direlokasi, agar usahanya semakin berkembang.

"Ada pendampingan pembuatan NIB (nomor induk berusaha), sertifikasi halal, pelatihan, promosi bersama, akses permodalan," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Garut Ridwan Effendi di Garut, Minggu.

Ia menuturkan pemerintah daerah saat ini sedang berupaya melakukan penataan kawasan PKL di wilayah perkotaan Garut, tepatnya Jalan Ahmad Yani ke Jalan Pasar Baru agar keberadaannya lebih tertata, nyaman dan aman.

Tercatat, kata dia, PKL yang direlokasi sebanyak 314 pedagang, pemerintah daerah tidak hanya mengeluarkan kebijakan relokasi, tapi juga membantu di sektor lainnya, seperti sertifikasi halal bagi pelaku usaha kuliner.

"Yang berdagang di sektor kuliner khususnya, itu juga kami fasilitasi untuk program halal, NIB," katanya.

Ia menyampaikan selain pelayanan pembuatan sertifikasi halal, ke depannya pemerintah daerah menjalin kerja sama dengan lembaga keuangan agar bisa memberikan akses pinjaman modal untuk mendukung pengembangan usaha mereka.

Upaya lainnya untuk mengembangkan usaha PKL di tempat baru, kata dia, akan dikeluarkan kebijakan Penjabat (Pj) Bupati Garut terkait aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Garut untuk belanja di PKL.

"Untuk perencanaan ke depan diawali dulu oleh gerakan belanja di PKL bagi para ASN Pemkab Garut melalui surat edaran Pj Bupati," katanya.

Ia menyampaikan saat ini perkembangan relokasi PKL di wilayah perkotaan Garut sudah tahap persiapan menempati tempat baru yang diawali dengan pembangunan tenda, kemudian pelaksanaan pengundian nomor tempat usaha.

Ia berharap pelaksanaan relokasi itu berjalan dengan lancar, dan seluruh PKL bisa menempati tempat berjualan yang baru secara tertib.

"Nanti rekan-rekan yang menempati lokasi baru bisa dengan tertib, perpindahan dengan swadaya, tentu saja dibantu oleh kami jajaran pemerintah daerah dengan tim," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

50 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.