Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Belanja Daerah Didorong untuk Infrastruktur, Pemkab Cirebon Prioritaskan Pembangunan Fisik

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 19:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Belanja Daerah Didorong untuk Infrastruktur, Pemkab Cirebon Prioritaskan Pembangunan Fisik Doc: Antara Foto
Ket. Kantor Bupati Cirebon di Kecamatan Sumber, Cirebon, Jawa Barat.

Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengoptimalkan realisasi belanja daerah tahun 2025 guna perbaikan di sektor infrastruktur, menyusul serapan anggaran yang masih di bawah 40 persen hingga pertengahan tahun ini.

“Kalau dibandingkan secara nasional, capaian ini sebenarnya cukup tinggi. Namun secara ideal, di pertengahan tahun mestinya sudah sekitar 50 persen,” kata Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Cirebon Yuyun Wardhana di Cirebon, Jumat.

Ia menyebutkan realisasi belanja daerah saat ini tercatat, baru mencapai 39,28 persen atau sebesar Rp1,825 triliun dari total pagu anggaran Rp4,646 triliun.

Menurut dia, rendahnya serapan tersebut disebabkan oleh proses pengadaan barang dan jasa yang masih berjalan, serta adanya perubahan alokasi anggaran akibat revisi APBD 2025 yang baru disahkan di DPRD.

Yuyun menjelaskan perubahan tersebut berdampak pada pelaksanaan program sejumlah perangkat daerah, termasuk DPUTR Kabupaten Cirebon, yang harus menyesuaikan ulang perencanaan dan administrasi anggaran.

“Selain itu, ada juga penyesuaian akibat pengurangan dana dari pusat, seperti DAU dan DAK yang ditarik kembali sebesar Rp62 miliar,” ujarnya.

Ia menuturkan berdasarkan data, serapan anggaran paling rendah tercatat di DPUTR yang baru mencapai 16,93 persen. Dinas ini mengelola anggaran untuk proyek fisik seperti pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya.

“Belanja fisik itu prosesnya panjang. Biasanya baru mulai realisasi pada semester kedua,” katanya.

Selain itu, pihaknya mencatat ada beberapa perangkat daerah lainnya yang mencatatkan realisasi rendah seperti BPBD sekitar 20,69 persen, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman sekitar 21,95 persen, serta Dinas Ketahanan Pangan sekitar 30,69 persen.

“Meski demikian ada pula perangkat daerah yang tercatat memiliki serapan belanja tertinggi, seperti Diskominfo 51,79 persen, DPMPTSP 50,42 persen dan BKAD 49,01 persen,” katanya.

Dia menegaskan saat ini Pemkab Cirebon dalam perubahan APBD, memfokuskan kembali belanja daerah pada sektor infrastruktur, terutama perbaikan dan pembangunan jalan.

Namun, kata Yuyun, waktu pelaksanaan yang terbatas menuntut percepatan kegiatan, agar tidak terjadi penumpukan proyek di akhir tahun anggaran.

BKAD telah menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah untuk menyegerakan proses pelaksanaan, menyederhanakan prosedur administrasi, dan memastikan prinsip kehati-hatian tetap dijaga.

“Upaya optimalisasi ini penting agar pembangunan berjalan tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.