Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Bengkayang: KMP Buka Lapangan Kerja, Kurangi Pengangguran

📅 Jumat, 18 Jul 2025, 20:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bengkayang: KMP Buka Lapangan Kerja, Kurangi Pengangguran Doc: Antara Foto
Ket. Sosialisasi pembentukan Koperasi Merah Putih di Bengkayang, Kalimantan Barat.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Markus Dalon mengatakan keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) membuka lapangan kerja sekaligus mengurangi angka pengangguran.

"Dengan adanya Koperasi Merah Putih ini akan membuka lapangan kerja. Karena koperasi mempunyai usaha dan usaha ini harus ada pekerjanya. Nah, di sinilah menjadi peluang untuk penyerapan tenaga kerja lokal," ujar Dalon saat diwawancarai ANTARA di ruang kerjanya di Kabupaten Bengkayang, Jumat.

Selain memberikan lapangan kerja, juga mengurangi pengeluaran terbuka di Kabupaten Bengkayang yang hingga saat ini masih sebanyak 4.583 orang dari 303.422 jumlah penduduk atau sebesar 2,81 persen pada tahun 2024.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) hasil Sakernas (Survei Angkatan Kerja Nasional) 2024, persentase penduduk Bengkayang yang berumur 15 tahun ke atas yang masuk dalam angkatan kerja adalah sebesar 72,48 persen sedangkan yang tidak masuk angkatan kerja adalah sebesar 27,52 persen.

Kemudian persentase penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja sebesar 97,19 persen, sedangkan yang mencari kerja, mempersiapkan usaha, merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan, ataupun sudah punya pekerjaan tetapi belum mulai bekerja sebesar 2,81 persen.

"Ini menunjukkan banyaknya pencari kerja di Bengkayang, sementara lowongan kerja sedikit. Dengan adanya Koperasi Merah Putih ini diharapkan menjadi jawaban bagi mereka yang mencari pekerjaan," ujarnya.

Markus Dalon juga mengatakan, pihaknya akan terus mendorong sumber daya manusia atau pekerja di desa untuk terlibat langsung menjadi pengelola dan pekerja di koperasi, sehingga selain menyerap tenaga kerja juga bisa berdampak pada meningkatnya ekonomi masyarakat.

"Karena perlu kami tegaskan bahwa pengurus koperasi dan pengawas itu tidak merangkap sebagai pengelola sehingga pengelola harus berdiri sendiri, tapi pengelola ini diangkat oleh pengurus koperasi,"ujarnya.

Pihaknya mendorong pihak desa dapat mengelola potensi desa dengan baik sehingga kehadiran KMP benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi kemajuan desa dan masyarakat.

Dalon mengatakan di Bengkayang ada 124 koperasi desa/kelurahan yang akan diluncurkan pada Senin (21/7) secara serentak nasional. Untuk pembentukan koperasi tersebut sudah selesai 100 persen.

"Secara nasional pada tanggal 21 Juli dilaksanakan launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional. Di Kabupaten Bengkayang kita akan laksanakan bersamaan sekaligus penyerahan akta pendirian koperasi dari Bupati Bengkayang kepada kepala desa atau ketua pengurus koperasi," ujarnya.

Dia berharap koperasi ini dapat menjadi sokoguru perekonomian nasional dan juga daerah sebab koperasi memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

"Ini juga merupakan bagian dari upaya pemerataan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.